Hari Anak Nasional, Wamenag: Pendidikan Generasi Ini Harus Dilanjutkan

Wamenag RI, Romo Syafi'I, sebagai inspektur upacara memberikan amanat kepada siswa-siswi MTsN 41 Al-Azhar Asy Syarif Jakarta Selatan dalam rangka Hari Anak Nasional 2026.lensamedan-kemenag.go.id

LensaMedan - Wakil Menteri Agama RI, Romo Syafi’I, mengajak anak-anak Indonesia memanfaatkan kesempatan belajar untuk menumbuhkan kegigihan, akhlak, dan integritas. Pesan itu disampaikan saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 41 Al-Azhar Asy-Syarif, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Wamenag mengatakan anak-anak Indonesia merupakan harapan bagi masa depan bangsa. Karena itu, kesempatan belajar yang dimiliki saat ini perlu dimanfaatkan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian.

“Kami menaruh harapan untuk menitipkan Indonesia dan bangsa ini kepada kalian semua. Ke depan, pendidikan generasi ini harus dilanjutkan, pembangunan ditingkatkan, serta keadilan dan kesejahteraan diwujudkan,” ujar Wamenag.

Menurutnya, keberhasilan anak dalam menempuh pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas. Ketekunan, doa, bakti kepada orang tua, serta kemauan untuk terus berusaha juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang kuat dan bertanggung jawab.

Wamenag kemudian membagikan pengalaman masa kecilnya. Ia mengaku pernah berjalan kaki sekitar empat setengah kilometer untuk bersekolah dan membantu orang tuanya berjualan demi membiayai pendidikan.

Pengalaman tersebut, kata Wamenag, mengajarkannya untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi keterbatasan. Ia menilai setiap anak memiliki ruang untuk berkembang selama memiliki kemauan belajar, dukungan keluarga, dan lingkungan pendidikan yang baik.

Wamenag juga mengajak para siswa untuk terus bermimpi, belajar, berdoa, dan berbuat baik. Anak-anak yang memiliki akses terhadap buku, handphone, laptop, dan berbagai fasilitas pembelajaran diharapkan dapat menggunakannya secara produktif.

Menurut Wamenag, masa depan bangsa berkaitan erat dengan kualitas pendidikan dan pengasuhan yang diterima anak-anak saat ini. Karena itu, sekolah tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian, keberanian, kepedulian, dan rasa tanggung jawab.

Dalam amanatnya, Wamenag juga berpesan kepada guru dan tenaga kependidikan agar menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua. Ia menekankan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh perhatian bagi setiap anak.

“Bangsa menitipkan anak-anak ini kepada para guru. Sayangi dan bimbing mereka,” pesannya.

Wamenag berharap anak-anak Indonesia dapat tumbuh lebih baik daripada generasi sebelumnya. Menurutnya, pendidikan yang memadai, pengasuhan yang penuh kasih, serta kesungguhan belajar menjadi modal penting untuk melahirkan generasi yang mampu memikul tanggung jawab kebangsaan pada masa mendatang. (*)


(Jakarta)


Belum ada Komentar untuk "Hari Anak Nasional, Wamenag: Pendidikan Generasi Ini Harus Dilanjutkan "

Posting Komentar

Dorong Penambahan Sarana PAUD di Gunungsitoli, Wagub Surya: Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Kemajuan Daerah

Wakil Gubernur Sumatra Utara Surya, bersama Staf Ahli I TP PKK Sumut, Titiek Sugiharti, mengunjungi sekolah pendidkan anak usia dini (PAUD) ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel