AS-Iran Kembali Buka Ruang Dialog, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat
Grafik pergerakan IHSG. Pada sesi pertama perdagangan Jumat (10/7/2026), IHSG dibuka di zona hijau.lensamedan-istLensaMedan - Harga minyak mentah dunia sedkit mengalami penurunan setelah ada kabar bahwa Iran dan AS akan melanjutkan perundingan damai.
Harga minyak mentah saat ini ditransaksikan dikisaran harga US$76 per barel untuk jenis Brent, melemah dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya di level US$78 per barel.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penurunan harga minyak mentah tersebut direspon positif oleh pasar saham di Asia.
Mayoritas bursa saham di Asia diperdagangkan menguat pada perdagangan pagi ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat pada sesi pembukaan di level 5.936.
Sementara kinerja mata uang Rupiah ditransaksikan menguat di level 18.065 per Dolar AS.
Meskipun Rupiah masih berada di atas level 18.000, namun tekanan pada Rupiah mereda setelah USD Index juga ikut melemah ke level 100,7.
Ditambah lagi imbal hasil US Treasury 10 tahun yang relatif stagnan dikisaran 4,5% juga tidak banyak memberikan pengaruh ke pasar keuangan.
Mata uang Rupiah diproyeksikan akan berada di kisaran level 18.000 hingga 18.090 per Dolar AS, sementara IHSG berpeluang ditransaksikan dalam rentang 5.900 hingga 5.975 pada perdagangan hari ini.
"Pasar pada hari ini berpeluang bergerak sideways dalam rentang yang terbatas," ujar Gunawan di Medan, Jumat 10 Juli 2026.
Di siisi lain, harga emas dunia ditransaksikan naik dikisaran harga US$4.105 per ons troy, atau sekitar Rp2,39 juta per gram.
Harga emas diuntungkan dengan sedikit meredanya ketagangan politik di kawasan Timur Tengah. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "AS-Iran Kembali Buka Ruang Dialog, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat"
Posting Komentar