Pertama Kalinya di Pasar Spot, Rupiah Tembus 18 Ribu Per Dolar AS

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan Kamis, Rupiah tembus 18 ribu per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Pelaku pasar masih tetap fokus pada perkembangan geopolitik yang ada di wilayah Timur Tengah seraya menanti credit rating lembaga pemeringkat internasional yang sejauh ini dispekulasikan akan menurunkan peringkat kredit tanah air. 

Spekulasi tersebut merebak dikalangan pelaku pasar, yang membuat pasar keuangan di tanah air khususnya IHSG alami tekanan hebat pada perdagangan sebelumnya.

Pada sesi perdagangan pagi ini, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan sejalan dengan koreksi yang terjadi pada mayoritas bursa saham di Asia. 

IHSG dibuka di zona merah pada level 5.919, dan sejauh ini tekanan yang dialami IHSG terus mengalami peningkatan dimana IHSG tengah mendekati level psikologis 5.800. 

“Pidato yang disampaikan Presiden sebelumnya, tidak memberikan banyak komentar yang potensial bisa mempengaruhi kinerja pasar keuangan. Pelaku pasar kembali mengambil posisi wait and see dan fokus menanti keputusan S&P menentukan posisi credit rating Indonesia,” ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Kamis (4/6/2026).

Di sisi lain,kata Gunawan, tekanan terhadap mata uang Rupiah juga masih berlanjut dimana Rupiah telah menembus level psikologis 18 ribu per Dolar AS.

Pada sesi perdagangan pagi ini, Rupiah ditransaksikan melemah dikisaran harga 18.010 per Dolar AS di pasar spot. Tekanan pada Rupiah sangat potensial menyeret pelemahan pada kinerja IHSG. 

“Kondisi pasar keuangan domestik kembali mengalami tekanan ditengah pertaruhan Indonesia dalam mempertahankan posisi investment grade dari lemabaga penting seperti S&P, Moody’s, dan Fitch Ratings,” sebutnya.

Terpisah harga emas dunia masih bertahan di kisaran level US$4.461 per ons troy, atau masih dikisaran harga Rp2,59 juta per gramnya. Harga emas masih mampu bertahan ditengah banyaknya sentimen negatif khususnya terkait dengan eskalasi perang antara Iran dengan AS yang kembali memanas belakangan ini. (juli simanjuntak)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Pertama Kalinya di Pasar Spot, Rupiah Tembus 18 Ribu Per Dolar AS"

Posting Komentar

Saat Inklusivitas dan Pendidikan Lingkungan Menjawab Krisis Iklim

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Rebayat Jelita Nainggolan, saat berbicara dalam talks...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel