Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Berbasis Komunitas, Sofyan Tan Tegaskan Kekuatan Pancasila

Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan,saat menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Berbasis Komunitas yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang digelar Badan Sosialisasi MPR RI bekerja sama dengan Perkumpulan Persatuan Alumni dan Mahasiswa Aspirasi (Pamas) dr Sofyan Tan di Hotel Four Points by Sheraton, Medan, Selasa (2/6/2026).lensamedan-ist

LensaMedan - Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, menegaskan bahwa Pancasila telah menjadi benteng utama yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa yang dimiliki bangsa ini.

Penegasan ini disampaikan Sofyan Tan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Berbasis Komunitas yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang digelar Badan Sosialisasi MPR RI bekerja sama dengan Perkumpulan Persatuan Alumni dan Mahasiswa Aspirasi (Pamas) dr Sofyan Tan di Hotel Four Points by Sheraton, Medan, Selasa (2/6/2026).

Dalam paparannya, Sofyan Tan mengisahkan percakapan antara Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dengan Presiden Yugoslavia, Josip Broz Tito, yang merupakan sahabat dekatnya.

Menurut Sofyan Tan, saat itu Soekarno bertanya kepada Tito mengenai warisan yang akan ditinggalkan bagi negaranya. Tito menjawab bahwa dirinya meninggalkan tentara yang kuat untuk mempertahankan bangsa. Ketika mendapat pertanyaan serupa, Soekarno menyatakan bahwa dirinya meninggalkan sebuah way of life bagi Indonesia, yakni Pancasila.

“Dulu banyak pihak memprediksi Indonesia akan terpecah menjadi beberapa negara karena begitu banyak perbedaan yang ada. Namun yang terjadi justru Yugoslavia yang terpecah menjadi beberapa negara, sementara Indonesia tetap utuh hingga saat ini karena memiliki Pancasila sebagai dasar dan pemersatu bangsa,” ujar Sofyan Tan.

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki kekayaan luar biasa berupa ratusan suku bangsa yang melahirkan keragaman budaya, tradisi, bahasa, serta kuliner khas daerah yang menjadi identitas bangsa. Kekayaan tersebut juga didukung oleh potensi pariwisata yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Menurut Sofyan Tan, seluruh kekayaan tersebut merupakan aset nasional yang harus dijaga dan dilestarikan bersama. Keberagaman yang dimiliki Indonesia tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa.

Potensi pariwisata yang besar, keragaman suku bangsa, budaya, dan kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia merupakan anugerah yang sangat berharga. Semua itu hanya dapat terus berkembang jika bangsa ini tetap bersatu dalam bingkai 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Jika bangsa ini terpecah belah, maka seluruh potensi kekayaan tersebut juga akan ikut runtuh.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Muhammad Hoerudin Amin, mengatakan, hasil survei menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap Pancasila.

“Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), dari sekitar 270 juta penduduk Indonesia, hanya sekitar 5 juta orang yang benar-benar mengetahui dan memahami Pancasila. Karena itu sosialisasi seperti ini sangat penting dilakukan,” ujar Anggota MPR/DPR RI Komisi X Fraksi Partai Amanat Nasional itu.

Menurut Hoerudin, Pancasila merupakan perekat bangsa yang harus terus ditanamkan kepada seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan tetap terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota MPR/DPR RI Komisi VII Fraksi PKB, Chusnunia Chalim, mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa.

“Pancasila harus kita rawat bersama untuk menjaga keutuhan bangsa. Di saat banyak negara mengalami konflik, perpecahan, bahkan perang, Indonesia masih mampu hidup rukun dan mempertahankan persatuannya,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri Anggota MPR/DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai NasDem, Tonny Tesar; Anggota MPR/DPR RI Komisi IX Fraksi PKS, H. Alifudin; Anggota MPR/DPD RI, Zuhri M Syazali Lc; serta sejumlah anggota komunitas Pamas dr Sofyan Tan yang dipimpin Reza Mahendra. (*)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Berbasis Komunitas, Sofyan Tan Tegaskan Kekuatan Pancasila"

Posting Komentar

Tak Ada Bukti Komitmen, Akademisi USU Pertanyakan Tudingan ke Pemko Medan soal Akomodasi AFF U-19

LensaMedan - Akademisi FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Fernanda Putra Adela, M.A., mempertanyakan tudingan terhadap Pemerintah ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel