Rupiah Melemah di Level 17.640, IHSG Terpental ke Level 6.599
Uang kertas Rupiah. Selama sesi perdagangan di awal pekan, Rupiah sempat terpuruk hingga ke level 16.670 sebelum akhirnya ditutup di level 16.640.lensamedan-ist LensaMedan - Mata uang Rupiah pada pedagangan Senin (18/5/20026) ditutup melemah di level 17.640 per Dolar AS setelah selama sesi perdagangan berlangsung, sempat terpuruk hingga ke level 16.670.
penutupan mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini menjadi level terkuat sepanjang sesi perdagangan, walaupun tetap parkir di zona merah.
Pelemahan Rupiah memang tidak sendirian. Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, sejumlah mata uang di Asia juga turut melemah terhadap Dolar AS, di antaranya adalah Bath Thailand, Hongkong Dolar, Yen Jepang hingga Won Korea.
“Tetapi pelemahan Rupiah yang paling dalam dibandingkan dengan sejumlah mata uang Asia tersebut,” ujar Gunawan di Medan.
Gunawan menyebut, Rupiah melemah lebih dari 1% di awal pekan ini, dan pemicu utamanya masih seputar tensi geopolitik yang memburuk.
Pemerintah sebaiknya kembali mengevaluasi sejumlah kebijakan anggaran untuk beberapa program yang berpotensi memperlebar defisit, serta mendorong pemerintah untuk menerbitkan surat utang baru. Lembaga pemeringkat internasional, maupun sejumlah lembaga lain belakangan ini tengah meletakkan perhatian yang lebih terhadap pengelolaan APBN.
“Program belanja yang defisit memang tidak selalu buruk bagi perekonomian. Namun disaat kondisi geopolitik tengah bergejolak seperti saat ini, anggaran sulit dihandalkan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,” sebutnya.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini juga ditutup melemah di level 6.599,240. IHSG seharian berada di zona merah, dan ditransaksikan dalam rentang 6.398 hingga 6.631. Terdapat 616 saham yang terkoreksi, 125 saham alami kenaikan dan 79 saham stabil.
Seperti halnya Rupiah, kata Gunawan, tekanan yang dialami IHSG sejalan dengan koreksi yang terjadi pada mayoritas bursa saham di Asia.
‘Dan koreksi pada bursa saham hingga 1,85% ini juga dipicu pelemahan Rupiah,” kata Gunawan.
Terpisah, harga emas dunia ditransaksikan relatuif stabil dikisaran harga US$4.538 per ons troy, atau sekitar Rp2,58 juta per gram. Harga emas masih bergerak sideways menanti sesi perdagangan waktu AS. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Rupiah Melemah di Level 17.640, IHSG Terpental ke Level 6.599"
Posting Komentar