Icon Search 2026: Ajang Anak dan Remaja Promosikan Budaya Sumut
Para pemenang Icon Kids & Teens Sumatera Utara International Ethnic Fashion Festival 2026 berfoto bersama usai menerima penghargaan pada malam puncak acara.lensamedan-ist LensaMedan - Icon Kids & Teens Sumatra Utara International Ethnic Fashion Festival 2026 yang telah terselenggara pada Mei 2026 mendapat antusias tinggi dari para peserta.
Ini terbukti dari banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan. Tercatat ada 26 peserta anak-anak dan remaja mengikuti ajang tersebut.Jumlah itu dinilai memenuhi target dan menunjukkan meningkatnya antusiasme generasi muda terhadap konsep fashion berbasis budaya lokal.
Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak serta remaja untuk menunjukkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal melalui fashion etnik dan kebaya.
Penyelenggara kegiatan, Santi Sinaga, mengatakan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan yang tinggi dari peserta maupun masyarakat.
“Pelaksanaan Icon Search 2026 berlangsung dengan baik dan meriah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk menampilkan bakat, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap budaya Sumatera Utara melalui fashion etnik dan kebaya,” ujarnya.
Santi mengatakan, peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan berjalan di atas panggung atau catwalk, tetapi juga sejumlah aspek lain yang mencerminkan karakter dan wawasan peserta.
Indikator penilaian meliputi kepercayaan diri dan kemampuan public speaking, teknik catwalk, penampilan dan ekspresi, pemahaman tentang budaya dan etnik Sumatra Utara, kepribadian, serta kreativitas dalam menampilkan busana.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan sebelumnya karena lebih menonjolkan unsur budaya lokal melalui perpaduan kebaya modern, kain etnik Sumatera Utara, serta konsep internasional.
“Peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan modeling, tetapi juga menjadi duta budaya,” katanya.
Pemilihan kategori etnik dan kebaya sebagai fokus kompetisi juga didasari upaya pelestarian budaya. Menurutnya, etnik dan kebaya merupakan identitas budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah serta nilai seni tinggi.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai warisan budaya khas Sumatera Utara seperti ulos, songket, tenun, dan batik kepada generasi muda serta masyarakat luas.
Santi menambahkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat tinggi, mulai dari dukungan keluarga peserta, kehadiran penonton, hingga perhatian masyarakat melalui media sosial.
Adapun para pemenang yang telah diumumkan untuk kategori anak yakni Denisha Keizer sebagai Icon Kids Sumatra Utara International Ethnic Fashion Festival 2026, Nadine Gracia (Icon Kids Ulos), Anggita (Icon Kids Songket), Hosanna Yoi Shuka (Icon Kids Tenun), dan Grandvia Alexandrina (Icon Kids Batik).
Sementara untuk kategori remaja, Karen Honey terpilih sebagai Icon Teens Sumatra Utara International Ethnic Fashion Festival 2026, disusul Cindy Arimi (Icon Teens Ulos), Quinquatria Sitanggang (Icon Teens Songket), Ronauli Manurung (Icon Teens Tenun), dan Haifa Aretha (Icon Teens Batik).
Ke depan, penyelenggara berharap para pemenang dan peserta tidak hanya berkembang di dunia fashion, tetapi juga menjadi generasi yang aktif mempromosikan budaya Sumatera Utara dan menginspirasi anak muda lainnya. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Icon Search 2026: Ajang Anak dan Remaja Promosikan Budaya Sumut "
Posting Komentar