Angkat Tema Tentang Caregiver, Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Sukses Kuras Air Mata Warga Medan

Salah satu adegan dalam film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Selama dua hari, Sabtu-Minggu (9-10/5/2026), film hasil garapan rumah produksi Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios menggelar gala premiere di sejumlah bioskop di Indonesia, salah satunya di Cinnepolis Plaza Medan Fair.lensamedan-ist

LensaMedan - Suasana haru menyelimuti penayangan awal film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan di Plaza Medan Fair, Minggu (10/5/2026). Sejumlah penonton terlihat terdiam hingga menit akhir film sebelum akhirnya meninggalkan studio dengan mata berkaca-kaca.

Vina, salah seorang penonton yang hadir dalam agenda “Nonton Duluan”, menyebut, biasanya orang ribut di bioskop, tetapi saat pemutaran film berlangsung, malah banyak yang diam sambil nangis.

“Mungkin karena cerita dalam film terasa sangat dekat dengan kehidupan nyata,’ ujar Vina. 

Film yang dibintangi Lulu Tobing dan Yasmin Napper ini berkisah tentang hubungan ibu dan anak yang diuji oleh penyakit Alzheimer. Banyak penonton menilai film tersebut bukan hanya menyedihkan, tetapi juga penuh makna tentang keluarga dan kenangan.

Antusiasme masyarakat terhadap film drama keluarga terbaru ini memang terasa tinggi menjelang penayangan resminya pada 13 Mei 2026. 

Melihat besarnya minat penonton sejak Gala Premiere digelar, rumah produksi Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios menghadirkan program spesial bertajuk “Nonton Duluan” sebagai bentuk apresiasi kepada para pecinta film tanah air.

Melalui agenda tersebut, publik mendapat kesempatan menyaksikan film ini lebih awal di 40 kota yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. 

Penayangan spesial berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu, 9 Mei 2026 dan Minggu, 10 Mei 2026, di sejumlah jaringan bioskop favorit masyarakat seperti XXI, CGV, dan Cinepolis.

Program “Nonton Duluan” disambut meriah oleh para penonton yang telah lama menantikan kisah emosional keluarga Yuke dan Kesha. Sejak pemutaran dimulai, suasana haru terasa memenuhi studio bioskop. 

Banyak penonton tampak terdiam hingga menit akhir film, sementara sebagian lainnya terlihat saling memeluk usai lampu studio kembali menyala.

Cerita dalam film ini dinilai sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Sejumlah penonton mengaku pulang dari bioskop tidak hanya membawa rasa sedih, tetapi juga pandangan baru tentang betapa berharganya memori dan waktu bersama keluarga.

Film garapan sutradara Kuntz Agus dengan skenario yang ditulis Alim Sudio ini mengangkat tema tentang caregiving dan pentingnya memori dalam keluarga.

Kisahnya berfokus pada Kesha, seorang mahasiswi film yang diperankan Yasmin Napper. Hidup Kesha berubah ketika sang ibu, Yuke, yang diperankan Lulu Tobing, mulai kehilangan ingatan akibat Alzheimer.

Lewat konflik emosional yang dekat dengan realitas kehidupan, film ini mengajak penonton untuk lebih menghargai setiap momen kebersamaan bersama keluarga, sebelum waktu dan ingatan perlahan menghilangkannya. (*)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Angkat Tema Tentang Caregiver, Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Sukses Kuras Air Mata Warga Medan "

Posting Komentar

Timwas DPR akan Tinjau Layanan Haji di Tanah Suci

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, usai melepas keberangkatan jemaah haji Kloter KJT-24 di Bandara Kertajati, Majalengka, Minggu (...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel