Rekrutmen Akpol 2026 Capai 7.988 Pendaftar, Polri Pastikan Tak Ada Jalur Khusus

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, saat memberikan penjelasan terkait rekrutmen Taruna-Taruni Akademi  Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).lensamedan-ist

LensaMedan – Jumlah peserta yang dalam rekrutmen Taruna-Taruni Akademi  Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 mencapai 7.988 orang. Dari jumlah tersebut, 5.432 peserta telah terverifikasi, sementara 2.556 lainnya masih dalam proses verifikasi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta tanpa adanya praktik titipan.

“Animo masyarakat terhadap rekrutmen Taruna Akpol cukup tinggi. Hingga saat ini tercatat 7.988 pendaftar, dengan 5.432 sudah terverifikasi dan sisanya masih dalam proses,” ujar Johnny, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi. Untuk itu, Polri menyediakan kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code guna memudahkan masyarakat melaporkan jika ditemukan indikasi pelanggaran.

“Kanal pengaduan terus kami sosialisasikan agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi proses rekrutmen,” jelasnya.

Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga proses seleksi agar tetap bersih dan transparan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.

Secara khusus, ia menegaskan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler tanpa adanya kuota khusus.

“Rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler. Tidak ada kuota khusus. Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan keluarga agar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Diketahui, rangkaian seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak 9 hingga 30 Maret 2026 melalui tahapan pendaftaran online dan verifikasi. Tahapan berikutnya meliputi penandatanganan pakta integritas serta pemeriksaan administrasi awal.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai tahapan seleksi, antara lain pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi berbasis CAT, tes akademik, uji kompetensi, hingga pemeriksaan kesehatan tahap II dan sidang akhir.

Untuk jalur Akpol, proses seleksi akan berlanjut hingga tingkat pusat (Panpus) pada Juli 2026, menjadikannya sebagai salah satu tahapan rekrutmen dengan proses paling panjang dan komprehensif di lingkungan Polri. (*)


(Jakarta)


Belum ada Komentar untuk "Rekrutmen Akpol 2026 Capai 7.988 Pendaftar, Polri Pastikan Tak Ada Jalur Khusus"

Posting Komentar

Kemdiktisaintek Dorong Akselerasi Penanganan Sampah Nasional Berbasis Teknologi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH), Hani...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel