IHSG dan Emas Ditutup Melemah, Rupiah Berbalik Arah ke Zona Hijau
Grafik pergerakan IHSG.Pada sesi penutupan perdagangan Senin (20/4/2026), IHSG ditutup di zona merah.lensamedan-istLensaMedan - Mayoritas bursa saham di Asia mampu bertahan di zona hijau selama sesi perdagangan berlangsung ditengah tekanan geopolitik yang memanas di wilayah Timur Tengah.
Sayangnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebutkan Analis keuangan Sumatra Utara, Gunwan Benjamin, justru tidak mampu bertahan di zona hijau, dan terpaksa ditutup melemah 0,65% di level 7.594,111. Padahal IHSG sempat menguat dan mencapai titik tertingginya di angka 7.692.
Berbeda dengan IHSG, mata uang Rupiah justru mengalami penguatan di level 17.165 per Dolar AS setelah sempat melemah dikisaran 17.185 selama sesi perdagangan berlangsung. Melemahnya kinerja USD Index di level 98,2 menjadi keunggulan bagi Rupiah untuk menekan Dolar AS.
“Ditengah minimnya sentimen ekonomi, pasar keuangan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen geopolitik,” ujar Gunawan di Medan, Senin (20/4/2026).
Di sisi lain, lanjut Gunawan, harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.787 per ons troy. Harga emas mengalami tekanan ditengah tren kenaikan harga minyak mentah dunia.
Meskipun pelaku pasar saat ini berharap ada de-eskalasi perang dari rencana pertemuan damai antara AS dan Israel, namun pelaku pasar lebih memilih untuk mengambil posisi wait and see.
Dalam sepekan kedepan sejumlah agenda ekonomi penting akan dirilis. Seperti data penjualan ritel AS hingga kebijakan moneter Bank Indonesia.
“Sejauh ini kebijakan moneter akan mengambil porsi yang besar pengaruhnya terhadap IHSG maupun Rupiah, namun rencana pertemuan AS dengan Iran tetap akan berpeluang menjadi sentimen utama pasar dibandingkan dengan data ekonomi,” tandasnya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG dan Emas Ditutup Melemah, Rupiah Berbalik Arah ke Zona Hijau"
Posting Komentar