Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Sentuh 17.300 Per Dolar AS

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (29/4/2026), Rupiah ditransaksikan melemah cukup dalam ke level 17.295 per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 7.096 pada sesi pertama perdagangan Rabu (29/4/2026). Penguatan IHSG ini sejalann dengan bursa saham di Asia yang mayoritas dibuka menguat.

Meski demikian, penguatan IHSG tidak sejalan dengan nilai tukar Rupiah yang dibuka melemah cukup dalam ke level 17.295 per Dolar AS. 

Dengan level Rupiah berada di angka tersebut, maka Rupiah sudah bisa dipastikan telah menyentuh harga 17.300 per Dolar AS, karena harga bid dan offer selalu memiliki selisih yang membuat Rupiah kerap bisa dilihat dari dua sisi.

Pelemahan Rupiah jelas akan membebani IHSG selama sesi perdagangan berlangsung. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, tekanan yang dialami Rupiah tidak terlepas dari sejumlah indikator yang membuka ruang bagi penguatan Dolar AS. 

Beberapa indikator yang membebani Rupiah diantaranya adalah kenaikan USD Index ke level 98,6 serta meningkatnya imbal hasil US Treasury 10 tahun dikisaran level 4,348%.

Sejumlah data penting AS lainnya juga turut membuat Dolar AS menguat terhadap Rupiah di sesi perdagangan pagi ini. Data indeks kepercayaan konsumen AS yang naik melampui ekspektasi pada bulan April di level 92,8 menjadi sentimen positif bagi Dolar AS. 

“Dan yang tak kalah penting adalah fokus pasar yang tertuju pada beban fiskal di tanah air. Perang yang belum berkesudahan, memicu kekhawatiran yang lebih luas akan dampak negatif kenaikan harga minyak mentah terhadap potensi defisit di tanah air,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (29/4/2026). 

Terpisah harga minyak mentah sejauh ini masih bertahan dikisaran US$110 per barel. Dialog antara Iran dengan AS menemui jalan buntu yang kembali menutup kemungkinan adanya gencatan senjata dalam waktu dekat.

Harga emas dunia terpantau mengalami tekanan kembali, dan ditransaksikan dikisaran level US$4.600 per ons troy sejauh ini. Jika dikonversi ke Rupiah, harga emas ditransaksikan dikisaran Rp2,57 juta per ons troy. Relatif tidak banyak berubah dibandingkan dengan sehari perdagangan sebelumnya. (*)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Sentuh 17.300 Per Dolar AS"

Posting Komentar

Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Sentuh 17.300 Per Dolar AS

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (29/4/2026), Rupiah ditransaksikan melemah cukup dalam ke level 17.295 per Dolar AS.l...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel