Sofyan Tan: Semangat Pancasila Harus Mendorong Inovasi Teknologi Pertanian
Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, berbicara di hadapan 200 siswa SMA kelas XII yang menjadi peserta sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, MPR RI, di Aula Bung Karno, Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Sunggal, Gang Bakul, Rabu (11/3/2026).lensamedan-istLensaMedan - Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, MPR RI, di Aula Bung Karno, Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Sunggal, Gang Bakul, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 siswa SMA kelas XII yang tampak antusias mengikuti pemaparan mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.Dalam kegiatan tersebut, Sofyan Tan menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Menurutnya, salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah bagaimana mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Sofyan Tan menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi negara penghasil pangan dunia.
Selain memiliki tanah yang subur, Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang luas dan iklim yang memungkinkan kegiatan bercocok tanam sepanjang tahun.
Namun potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal karena masih terbatasnya pemanfaatan teknologi modern di sektor pertanian.
Sofyan Tan menilai penguasaan teknologi pertanian menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya alam.
Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk aktif belajar, melakukan penelitian, serta mengembangkan inovasi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Menurutnya, riset-riset yang dilakukan di perguruan tinggi maupun di sekolah-sekolah dapat menjadi awal lahirnya teknologi baru yang mampu mendorong kemajuan sektor pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana yang diamanatkan dalam Pancasila dan UUD 1945.
Dengan semangat persatuan dalam bingkai NKRI serta keberagaman yang dijaga melalui nilai Bhinneka Tunggal Ika, ia optimistis Indonesia dapat menjadi bangsa yang mandiri dan kuat di masa depan.
“Kalau generasi muda serius belajar dan melakukan riset, bukan tidak mungkin Indonesia suatu saat bisa menjadi salah satu negara pengekspor pangan terbesar di dunia,” kata Sofyan Tan.
Ia pun berharap para siswa yang akan lulus SMA dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan mengambil peran dalam membangun kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Sofyan Tan: Semangat Pancasila Harus Mendorong Inovasi Teknologi Pertanian "
Posting Komentar