Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru Pendidikan Agama pada Sekolah
LensaMedan - Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan secara bertahap Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru Pendidikan Agama pada Sekolah, termasuk lulusan PPG 2025.
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan, percepatan pencairan TPG ini menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan kesejahteraan guru terpenuhi dengan baik. Pencairan tunjangan profesi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas para guru,” sebut Amien Suyitno di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Amien Suyitno menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyempurnaan sistem penyaluran tunjangan profesi agar lebih akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
Menurutnya, pencairan TPG Pendidikan Agama pada sekolah dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami memastikan bahwa guru yang telah memenuhi persyaratan akan menerima haknya dengan baik,” jelas Suyitno.
209.324 Guru PAI
Secara terpisah, Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag, M. Munir, menyampaikan bahwa TPG dicairkan bagi seluruh guru PAI pada sekolah yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku, termasuk guru yang mengikuti PPG tahun 2025 dan lulus menerima sertifikat pendidik.
“TPG ini dicairkan untuk semua guru PAI yang sudah sertifikasi, termasuk lulusan PPG tahun 2025. Total ada 209.324 penerima, termasuk 91.028 Guru dan Pengawas PAI yang lulus PPG tahun 2025,” sebut Munir.
Munir berharap peningkatan kesejahteraan dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran mereka dalam membentuk karakter peserta didik.
Selain guru PAI, tunjangan profesi 2026 juga diberikan kepada guru pendidikan agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Dengan rincian 5.606 guru Pendidikan Agama Kristen Non ASN yang menerima TPG 2026. Selain itu, ada 9.893 guru pendidikan agama Kristen yang lulus PPG 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
Sebanyak 12.400 guru Pendidikan Agama Katolik penerima TPG 2026, terdiri atas 8.568 guru ASN dan 3.832 guru Non ASN. Jumlah ini termasuk 5.972 orang guru pendidikan agama Katolik yang lulus PPG pada 2025.
Lalu sebanyak 6.073 guru Pendidikan Agama Hindu penerima TPG 2026, terdiri atas 4.982 guru ASN dan 1.091 guru Non ASN. Selain itu, ada 3.684 guru pendidikan agama Hindu yang lulus PPG pada 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
"Dan ada 1.423 guru pendidikan Agama Buddha penerima tunjangan profesi 2026, yang terdiri atas 561 guru Non ASN dan 862 guru ASN. Jumlah ini termasuk 512 guru pendidikan agama Buddha yang lulus PPG pada 2025," tutupnya. (*)
(Jakarta)
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan, percepatan pencairan TPG ini menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan kesejahteraan guru terpenuhi dengan baik. Pencairan tunjangan profesi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas para guru,” sebut Amien Suyitno di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Amien Suyitno menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyempurnaan sistem penyaluran tunjangan profesi agar lebih akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
Menurutnya, pencairan TPG Pendidikan Agama pada sekolah dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami memastikan bahwa guru yang telah memenuhi persyaratan akan menerima haknya dengan baik,” jelas Suyitno.
209.324 Guru PAI
Secara terpisah, Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag, M. Munir, menyampaikan bahwa TPG dicairkan bagi seluruh guru PAI pada sekolah yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku, termasuk guru yang mengikuti PPG tahun 2025 dan lulus menerima sertifikat pendidik.
“TPG ini dicairkan untuk semua guru PAI yang sudah sertifikasi, termasuk lulusan PPG tahun 2025. Total ada 209.324 penerima, termasuk 91.028 Guru dan Pengawas PAI yang lulus PPG tahun 2025,” sebut Munir.
Munir berharap peningkatan kesejahteraan dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran mereka dalam membentuk karakter peserta didik.
Selain guru PAI, tunjangan profesi 2026 juga diberikan kepada guru pendidikan agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Dengan rincian 5.606 guru Pendidikan Agama Kristen Non ASN yang menerima TPG 2026. Selain itu, ada 9.893 guru pendidikan agama Kristen yang lulus PPG 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
Sebanyak 12.400 guru Pendidikan Agama Katolik penerima TPG 2026, terdiri atas 8.568 guru ASN dan 3.832 guru Non ASN. Jumlah ini termasuk 5.972 orang guru pendidikan agama Katolik yang lulus PPG pada 2025.
Lalu sebanyak 6.073 guru Pendidikan Agama Hindu penerima TPG 2026, terdiri atas 4.982 guru ASN dan 1.091 guru Non ASN. Selain itu, ada 3.684 guru pendidikan agama Hindu yang lulus PPG pada 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
"Dan ada 1.423 guru pendidikan Agama Buddha penerima tunjangan profesi 2026, yang terdiri atas 561 guru Non ASN dan 862 guru ASN. Jumlah ini termasuk 512 guru pendidikan agama Buddha yang lulus PPG pada 2025," tutupnya. (*)
(Jakarta)

Belum ada Komentar untuk "Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru Pendidikan Agama pada Sekolah"
Posting Komentar