IHSG Terpuruk Sangat Dalam, Emas Parkir di Zona Hijau

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Rabu (4/3/2026), IHSG ditutup melemah 4,57% di level 7.577,064.lensamedan-ist

LensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini terpuruk dengan membukukan pelemahan 4,57% di level 7.577,064.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, ada banyak emiten yang mengalami koreksi pada perdagangan hari ini.

"Beberapa emiten yang memiliki kapitalisasi besar diantaranya adalah BUMI, BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, TINS hingga ASII," ujar Gunawan di Medan, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu mata uang Rupiah yang sempat ditransaksikan melemah di atas 16.900 per Dolar AS di sesi perdagangan pagi, berbalik arah meskipun tetap melemah di level 16.880 per Dolar AS.

Tekanan yang terjadi pada pasar keuangan di tanah air, disebutkan Gunawan juga turut dialami oleh pasar keuangan di wilayah Asia pada umumnya.

Ada banyak sentimen negatif yang terakumulasi sehingga memicu tekanan besar pada kinerja pasar keuangan secara keseluruhan.

Perang yang berkecamuk menjadi pusat masalah yang memunculkan ragam masalah di pasar keuangan.

Dimulai dari ketidakstabilan politik, kenaikan harga minyak, laju tekanan inflasi serta potensi buruk dimana eskalasi yang meningkat dan berpotensi meluas ke wilayah lain.

"Perang antara Iran dan AS beserta dengan sekutunya membuat gambaran ekonomi kedepan kian buram," katanya.

Pasar komoditas seperti minyak dunia, emas dan komoditas pangan lain juga melambung harganya belakangan ini.

Selama sesi perdagangan berlangsung, harga emas terpantau alami kenaikan dan berada di kisaran US$5.183 per ons troy pada perdagangan sore, atau sekitar Rp2,82 juta per gram.

Ada sedikit pergeseran perilaku investor yang sebelumnya mengakumulasi emas dan berpindah ke Dolar AS.

Secara fundamental lanjut Gunawan, emas kerap dinilai sudah kemahalan, dan Dolar AS masih memiliki ruang untuk menguat ditengah ancaman inflasi tinggi dan potensi peralihan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Dinamika pada harga emas maupun Dolar AS pada akhirnya nanti akan menemukan titik keseimbangan baru selama perang berlangsung.

"Secara fundamental emas lebih diuntungkan dibandingkan Dolar AS saat ekonomi dalam kondisi genting-gentingnya," tegasnya. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "IHSG Terpuruk Sangat Dalam, Emas Parkir di Zona Hijau"

Posting Komentar

Pj Sekdaprov Hadiri RDP Penetapan Timsel KPID Sumut

Pj. Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menghadiri Rapat Dengar Pendapat Panitia Seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatra U...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel