Harga Minyak Melonjak, Rupiah Nyaris Sentuh 17 Ribu

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan pagi ini nilai tukar Rupiah anjlok mendekati 17.000 per Dolar AS.lensamedan-juli simanjuntak 

LensaMedan - Harga minyak mentah dunia naik melebihi US$100 per barel pada perdagangan Senin (9/3/2026) pagi.

Harga minyak mentah melonjak ditengah kabar pengurangan produksi minyak di Kuawait dan Irak.

Bahkan Irak menyatakan produksi minyak mentah turun sekitar 70% dibandingkan sebelum perang Iran dengan AS/Israel.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penutupan Selat Hormuz menjadi alasan utama penurunan produksi tersebut.

Harga minyak jenis Brent dan WTI sejauh ini ditransaksikan dikisaran harga US$113 per barel, yang akan menjadi katalis negatif bagi kinerja pasar keuangan global.

Mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan melemah pada sesi perdagangan pagi ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga melemah sangat dalam di level 7.374 pada sesi pembukaan perdagangan.

"Bahkan IHSG sejauh ini melemah sekitar 5% di bawah level psikologis 7.200," ujar Gunawan di Medan.

Sementara itu mata uang Rupiah terpuruk dan nyaris ditransaksikan di kisaran level 17.000 per Dolar AS.

Saat ini Rupiah ditransaksikan melemah dikisaran 16.980 yang tentunya akan memperburuk kinerja IHSG.

Memburuknya perang antara Iran dengan Israel dan AS dikatakan Gunawan menjadi pemicu utama terpuruknya kinerja pasar keuangan belakangan ini.

Meskipun dinaungi banyak sentimen negatif pasar keuangan, emas pada dasarnya menjadi komoditas yang akan diuntungkan dengan memburuknya perang saat ini.

Namun yang lebih mencuat saat ini adalah bagaimana kebijakan moneter Bank Sentral dunia merespon kenaikan harga minyak mentah yang berujung pada kemungkinan kenaikan laju tekanan inflasi tersebut.

Bisa dipastikan jika kenaikan harga minyak mentah dunia bertahan mahal atau justru cenderung kembali alami kenaikan.

Maka kebijakan moneter kedepan akan didominasi dengan kebijakan moneter ketat.

"Hal ini bisa berdampak pada tekanan harga emas untuk sementara waktu, hingga akhirnya nanti tergambar seberapa jauh potensi kenaikan bunga acuan itu sendiri," terangnya.

Ditengah lonjakan harga minyak mentah saat ini, maka bisa dipastikan bahwa secara fundamental emas masih kokoh.

Harga emas saat ini masih bertahan diksiaran US$5.091 per ons troy, atau berada di kisaran Rp2,79 juta per gramnya.

Tekanan yang dialami oleh emas untuk sementara waktu juga dipicu oleh kabar aksi jual emas oleh negara yang tengah mempersiapkan diri terhadap kemungkinan perang. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Harga Minyak Melonjak, Rupiah Nyaris Sentuh 17 Ribu"

Posting Komentar

Ketua Umum DPC Bravo 5 Batu Bara Beri Bingkisan Idul Fitri Kepada Wartawan

LensaMedan - Setiap tahunnya DPC Bravo 5 Kabupaten Batu Bara Viktor Oktopianus S. Kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan dengan membag...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel