Harga Minyak Kembali Merangkak Naik, Rupiah Sentuh 17 Ribu Per Dolar AS

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan Selasa (31/3/2026) sore, nilai tukar Rupiah ditutup melemah ke level 16.990 per Dolar AS, setelah sempat melemah dikisaran harga 17.030 per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Harga minyak mentah dunia kembali alami kenaikan selama sei perdagangan di Asia berlangsung. Harga minyak mentah jenis Brent kembali naik dan ditransaksikan dikisaran harga US$106,3 per barelnya. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kenaikan harga minyak mentah tersebut tidak begitu mendapatkan respon besar dari harga emas, yang walaupun terpantau mengalami sedikit penurunan, namun masih bertahan dikisaran harga US$4.571 per ons troy.

Harga emas selama sesi perdagangan berlangsung lebih banyak mengalami koreksi teknikal. Emas alami kesulitan untuk menembus level psikologis US$4.600. 

Sementara itu mata uang Rupiah ditutup melemah ke level 16.990 per Dolar AS, setelah sempat melemah dikisaran harga 17.030 per Dolar AS.

“Secara teknikal Rupiah juga kerap berbalik saat harga konversinya menyentuh 17 ribu. Diyakini Bank Indonesia menjadi aktor dibalik stabilnya mata uang Rupiah, yang terlihat sulit untuk melewati level psikologis 17 ribu,” ujar Gunawan di Medan, Selasa (31/3/2026). 

Pelemahan Rupiah pada hari ini menjadi salah satu sentimen negatif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan. Ditambah dengan sentimen negatif perang timur tengah yang cenderung meningkat.

Di sisi lain mayoritas bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini ditutup melemah. IHSG yang sempat diransaksikan di zona hijau dan sempat menyentuh level 7.155 sebagai level tertinggi, terpaksa harus ikut terseret arus pelemahan bursa saham di Asia dan ditutup melemah 0,61% di level 7.048,22. 

Sejumlah emiten yang turut memicu terjadinya koreksi pada IHSG diantaranya adalah BBRI, BUMI, ANTM, BBNI hingga hingga ASII.

Gunawan menilai, pelaku pasar akan terus mewaspadai kemungkinan buruk jika Rupiah bertahan di atas level 17 ribu per Dolar AS. Secara psikologis bisa mempengaruhi keputusan investor di pasar keuangan yang cenderung menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan di tanah air. 

“Kinerja Rupiah menjadi kunci utama bagi pergerakan pasar keuangan secara keseluruhan. Dan upaya untuk menstabilkan Rupiah saat ini memiliki tantangan yang berat karena lebih banyak dipengaruhi sentimen negatif eksternal,” tutupnya. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Harga Minyak Kembali Merangkak Naik, Rupiah Sentuh 17 Ribu Per Dolar AS"

Posting Komentar

Nyata! Rico Waas Gagas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan Jadi Payung Penyelamat

Maria Sitanggang ahli waris alm. Polman, seorang pekerja rentan yang di cover BPJS Ketenagakerjaan nya oleh Pemko Medan. LensaMedan - Progr...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel