Permintaan masih Tinggi, Harga Daging Ayam Tembus Rp50 Ribu Per Kg

Seorang pedagang ayam di Pasar Simpang Limun Medan. Hingga hari ini, harga a yam di Sumatra Utara bertahan mahal.lensamedan-ist

LensaMedan - Harga daging ayam di wilayah Sumatra Utara sejauh ini masih bertahan mahal.

Mengacu kepada PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis), harga daging ayam paling murah berada di level Rp42 ribu per Kg di Pasar Beringin Gunung Sitoli dan Pasar Dwikora Siantar.

Sementara harga paling mahal di level Rp51.500 per Kg ditemukan di Pasar Aek Habil Sibolga.

Sementara di Kota Medan, harga daging ayam saat ini paling mahal ada di Pasar Brayan di harga Rp46.500 per Kg mengacu kepada PIHPS.

Ketua Tim Pemantau Harga Bahan Pokok Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, dari hasil observasi yang dilakukan, menunjukan pasokan ayam turun di pekan pertama Ramadan, setelah sepekan sebelum Ramadan mengalami peningkatan 10%.

"Dan sampai jelang Idulfitri, data menunjukan bahwa pasokan daging ayam relatif stabil hingga jelang idul fitri, sehingga saya melihat sulit bagi harga daging ayam untuk turun dalam waktu dekat," ujar Gunawan di Medan, Selasa (24/2/2026).

Pada dasarnya, kata Gunawan, peternak bisa didorong untuk melakukan penyesuaian pasokan tambahan untuk ayam hidup, yang disesuaikan antara pasokan dengan harga.

Namun belakangan ini harga pakan yang dicerminkan oleh harga jagung masih terbilang mahal. Masih diatas harga Rp6.100 per Kg. Ditambah dengan demand yang cenderung naik belakangan ini, baik untuk keperluan MBG dan pemenuhan kebutuhan untuk hari besar.

Fenomena mahalnya harga daging ayam ini bisa ditelusuri dengan memetakan kenaikan demand atau permintaan.

Selanjutnya pemerintah bisa melakukan penelusuran terkait dengan pembentukan HPP (harga pokok produksi).

Dan HPP ini akan sangat bergantung dengan pakan, obat obatan, harga pakan impor dan fluktuasi Rupiah, hingga kapasitas produksi ayam indukan atau GPS ( Grand Parent Stock).

Kebijakan meredam kenaikan harga daging ayam ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh produsen.

"Negara harus ikut hadir karena kenaikan harga daging ayam ini sangat berkorelasi dengan rantai pasok pakan, tata niaga, hingga fluktuasi mata uang Rupiah," tegas Gunawan. (*)


(Medan)





Belum ada Komentar untuk "Permintaan masih Tinggi, Harga Daging Ayam Tembus Rp50 Ribu Per Kg "

Posting Komentar

Pj Sekdaprov Sumut Terima Laporan Kinerja Komisi Informasi Tahun 2025

Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap menerima Audiensi Komisioner Komisi Informasi Sumut dalam rangka penyerahan Laporan Kinerja Komisi Informa...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel