Perkuat Talenta Unggul Nasional, Kemdiktisaintek Siapkan Beasiswa Garuda Sarjana

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, saat memberikan pengarahan di kegiatan Sosialisasi Seleksi Beasiswa Garuda Sarjana (S1) Tahun 2026 yang digelar secara daring, Selasa (10/2/2026).lensamedan-ist

LensaMedan - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Seleksi Beasiswa Garuda Sarjana (S1) Tahun 2026, sebagai langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global, untuk mendukung pembangunan nasional, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah.

“Kita menginginkan adanya talenta-talenta unggul dari bangsa kita yang dapat bersaing di kancah global,” tutur Menteri Brian.

Mendiktisaintek menjelaskan bahwa Beasiswa Garuda bertujuan memilih talenta terbaik bangsa untuk mengenyam pendidikan kelas dunia serta mulai tahun 2026, pemerintah juga memperluas skema studi melalui program joint degree dan double degree dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Kita juga akan memilih talenta-talenta terbaik itu untuk bersekolah di kampus-kampus top di Indonesia, tapi dengan tambahan joint degree atau double degree ke sekolah-sekolah di luar negeri,” jelas Menteri Brian.

Mendiktisaintek juga menekankan bahwa proses seleksi Beasiswa Garuda Sarjana dilakukan secara objektif dan terbuka bagi seluruh peserta.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen) Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menyebutkan bahwa Beasiswa Garuda Sarjana merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yang terintegrasi dalam ekosistem SMA Unggul Garuda. 

Program ini telah dimulai sejak 2025 dan mendukung ratusan mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.

“Di tahun 2025 kami telah mendukung kurang lebih 416 penerima Beasiswa yang saat ini berkuliah di berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia,” ungkap Dirjen Najib.

Penyesuaian Seleksi Beasiswa Garuda tahun 2026

Memasuki tahun 2026, sistem seleksi Beasiswa Garuda Sarjana mengalami sejumlah penyesuaian. Dirjen Saintek menjelaskan bahwa perubahan tersebut dilakukan agar program beasiswa lebih terukur dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah.

Salah satu perubahan utama adalah penetapan tujuan studi berdasarkan peringkat program studi terbaik dunia, bukan lagi peringkat universitas secara umum.

“Tahun ini sudah dipilih 100 ranking subject, jadi rankingnya berdasarkan kepada bidang studi atau prodi yang terbaik berdasarkan QS,” sebut Dirjen Najib.

Penyesuaian tersebut diarahkan untuk mendukung sepuluh bidang prioritas nasional, antara lain kesehatan, ketahanan pangan, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, energi, hingga hukum dan kebijakan publik. Selain itu, pada seleksi tahun 2026 Letter of Acceptance (LoA) tidak lagi menjadi syarat utama.

Pendanaan Beasiswa Garuda Sarjana bersumber dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh LPDP, dengan pendaftaran dilakukan secara terintegrasi melalui portal resmi LPDP.

Melalui Beasiswa Garuda Sarjana 2026, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi cendekiawan muda yang unggul secara akademik serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (*)



(Jakarta)

Belum ada Komentar untuk "Perkuat Talenta Unggul Nasional, Kemdiktisaintek Siapkan Beasiswa Garuda Sarjana"

Posting Komentar

Pasar Fokus Data Ekonomi, IHSG dan Rupiah Menguat Tipis

Grafik pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Di sesi pertama, IHSG dibuka menguat.lensamedan-ist LensaMedan - Data penjualan r...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel