Sofyan Tan: Bangunan Sekolah Baru Jadi Titik Bangkit Kota Bangun
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, menandatangani prasasti saat meresmikan ruang kelas baru SMP Suci Murni, Jalan Perak, Kota Bangun, Sabtu (24/1/2026).lensamedan-istLensaMedan – Senyum bahagia terpancar dari wajah Michele Floren, siswa kelas IX SMP Suci Murni, Jalan Perak, Kota Bangun saat menyaksikan peresmian ruang kelas baru yang bakal ditempatinya.
Kawan-kawannya pun tampak bahagia ketika bangunan berkelir kuning cerah dengan atap biru langit yang gagah diresmikan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, Sabtu (24/1/2026).
Keceriaan anak-anak SMP tersebut bukan tanpa sebab, mengingat selama ini dari pertama kali masuk sekolah hingga hampir tamat, Michele dan teman-temannya masih menumpang ruang kelas SD yang berada dalam satu komplek.
Ibarat kata, seragam saja yang SMP, namun sekolah masih SD. Hadiah luar biasa meskipun dinikmati hanya tinggal beberapa bulan saja.
“Senang sekali cantik kelasnya, tapi kami udah mau tamat,” ujarnya.
Sofyan Tan paham betul kondisi yang dirasakan siswa dan guru di Sekolah Suci Murni selama ini.
Karena itu ketika program revitalisasi sekolah kembali ke Komisi X DPR RI, sekolah yang sudah sejak lama dibantunya dengan beasiswa PIP menjadi salah satu prioritas mendapatkan bantuan.
Tidak tanggung-tanggung, dengan anggaran Rp1.519.554, 3 ruang kelas baru dapat terbangun megah dan cantik, ditambah ruang perpustakaan dan ruang laboratorium lengkap dengan meja kursinya.
Bangunan sekolah baru tersebut menurutnya akan menjadi titik bangkit bagi masyarakat Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli yang selama ini tak pernah bangun kondisi perekonomiannya.
“Saya berharap bangunan sekolah baru ini menjadi titik bangkit bagi Kota Bangun yang selama ini tak bangun-bangun kondisi perekonomiannya,” harap Sofyan Tan.
Hal itu disampaikannya karena dalam setiap momen kumpul bersama untuk berbagi bantuan, target sasaran penerima selalu diarahkan ke Kota Bangun.
Seolah-olah kondisi perekonomian masyarakatnya tak bisa berubah.
Ternyata penyebab utamanya bukan karena warganya yang malas, namun kualitas pendidikannya yang kurang baik sehingga sumber daya manusianya (SDM) tidak berkembang.
Untuk itu dirinya yakin, jika sekolah-sekolah yang ada di Kota Bangun diperbaiki, anak-anak akan senang dan lebih giat belajar. Orangtua juga tidak perlu pusing lagi mikirkan biaya karena sudah dibantu beasiswa PIP.
Jadi, dirinya yakin suatu saat Kota Bangun akan berubah karena akan lahir calon pemimpin negeri dan pengusaha sukses dari sekolah yang sudah terbangun indah.
Ketua Yayasan Suci Murni, Lili, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa gedung baru yang diresmikan adalah hadiah terbesar bagi yayasan.
Semua itu terwujud berkat aspirasi dari Sofyan Tan.
Setelah itu, Sofyan Tan melanjutkan peresmian gedung baru di SD Galileo Plus Mabar, Jalan Mangaan 1, Medan Deli.
Sekolah tersebut mendapatkan program revitalisasi merehabilitasi 9 ruang kelas, 1 ruang administrasi dan toilet serta satu bangunan baru perpustakaan. Total nilai bantuan yang diperoleh Rp.773.310.051,-.
Ketua Yayasan SD Swasta Galileo Plus Mabar, Denri Butar-butar, menyampaikan, berkat bantuan Sofyan Tan, sekolah kini terus bertambah jumlah siswanya.
Orangtua siswa antusias saat diundang datang peresmian gedung untuk bertemu langsung sosok teladan peduli pendidikan yang selama ini sudah banyak membantu beasiswa dan membuat gedung sekolah mereka jauh lebih cantik. (*)
(Deli Serdang)
Belum ada Komentar untuk "Sofyan Tan: Bangunan Sekolah Baru Jadi Titik Bangkit Kota Bangun "
Posting Komentar