Sofyan Tan: Pancasila Ideologi yang Harus Tetap Dipertahankan


Lensamedan - Pemahaman empat pilar kebangsaan sangat penting bagi generasi muda sebagai modal pemersatu di tengah perbedaan dan keberagaman yang menjadi pondasi negara sehingga tidak akan terkotak-kotak.

Hal ini dikatakan Anggota MPR-RI Sofyan Tan saat sosialisasi empat pilar di hadapan mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah Politeknik MBP Medan, di Aula Bung Karno, YPSIM,  Selasa (16/11/2021).

“Generasi muda sebagai aset bangsa harus benar-benar memahami bahwa Pancasila itu satu ideologi yang harus kita pertahankan,” kata Sofyan Tan.

Politikus dari Partai PDI Perjuangan ini meminta kepada para mahasiswa untuk mengimplementasikan empat pilar tersebut yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Saat ini pemahaman terhadap nilai–nilai Pancasila semakin memudar. Karena itu pemerintah perlu mengevaluasi untuk kembali menerapkan pelajaran Pancasila kepada para pelajar dan generasi muda agar lebih fokus pemahaman Pancasila yang saat ini diganti dengan pendidikan kewarganegaraan atau PKn.

“Generasi muda itu sangat penting mempelajari kembali akan nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Apalagi itu seiring pengaruh masuknya budaya asing di tengah kehidupan masyarakat, karena dikhawatirkan bisa menjadi salah satu penyebab semakin terkikisnya rasa nasionalisme bangsa Indonesia,” ungkap Sofyan dalam sosialisasi yang juga dihadiri Direktur Politeknik MBP,  Afridayanti Surbakti,  danWakil Direktur bagian kemahasiswaan, Clara Puspita.

Sofyan Tan yang juga dikenal sebagai tokoh pembauran ini mengatakan, Pancasila itu masih sangat relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini yang antara lain terkandung dalam butir ketiga yang menyebutkan bahwa bangsa Indonesia harus bersatu karena masyarakatnya heterogen, multietnik, multikultural dan sebagainya.

Karena itu, dalam hal ini Pancasila sesuai dengan kepentingan masyarakat karena dijadikan sebagai ideologi kesatuan/penyatuan etnik, budaya dan lainnya, Indonesia adalah negara kesatuan atau NKRI. 

“Untuk menjadi seorang nasionalis sejati kita harus mengimplementasikan 4 pilar tersebut dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebatas menghafal dan mempelajarinya. Kita juga harus berbuat tanpa membedakan suku, ras dan agama,” kata Sofyan Tan.

Disebutkannya, peran Pancasila sangat penting dalam menghadapi arus globalisasi. Sebab dengan Pancasila, moral sosial, toleransi dan kemanusiaan bahkan juga demokrasi bangsa ini dibentuk.

“Pada hari ini juga diperingati sebagai hari toleransi internasional, dan kita sudah mengamalkan hal itu lewat ajaran Pancasila,” pungkasnya. (*)



(Medan) 



Belum ada Komentar untuk "Sofyan Tan: Pancasila Ideologi yang Harus Tetap Dipertahankan "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel