Tak Hanya Terima Pendapatan Bulanan, Juru Parkir Digital Juga Difasilitasi Jaminan Sosial


Lensamedan - Penerapan parkir digital atau e-Parking di 22 titik jalan di Kota Medan yang dimulai pada, Senin (18/10/2021) sangat memudahkan pengguna dan juga memudahkan para pekerja. Selain itu petugas juga difasilitasi pelindung jaminan sosial baik dari BPJS Kesehatan dan BPJamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur PT Logika Garis Teknologi selaku penyedia aplikasi, Donny Parlindungan Nasution, mengatakan  pihaknya ingin juru parkir (jukir) ini terstruktur dan memang menjadi benar-benar pekerjaan yang memiliki pelindung untuk jukir. 

"Setiap 10 jukir memiliki 1 orang pengawas. Semua pendapatan yang masuk juga sangat transparan," ujar Donny, Selasa (19/10/2021).

Pada e-Parking yang diterapkan di 22 titik di 8 ruas jalan di Kota Medan saat ini, sambungnya telah disediakan 90 alat pembayaran yang dibawa oleh jukir.

"Dalam waktu dekat juga akan datang lagi alat pembayaran ini. Setiap petugas jukir memiliki satu alat lengkap dengan alamat dan lokasi yang telah ditetapkan. Bahkan alat yang kita serahkan ke jukir juga dilengkapi dengan GPS dan bisa juga dihubungi atau kita telpon petugasnya," kata Donny seraya berkata perusahaan parkir yang dikelolanya sudah berdiri 15 tahun.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sebanyak 1.600 alat lengkap dengan powerbank untuk petugas jukir.

"Kita juga sediakan struk dan paket data untuk mereka 20 giga per bulan," terangnya dan berkata jukir yang biasanya mendapatkan pendapatan harian diganti jadi perminggu.

Donny menargetkan, e-parking ini bisa diterapkan di lebih banyak titik lagi. 

“Kita harapkan bisa diterapkan di 300 titik di bulan November,” tambahnya.

Diterangkannya, untuk setiap pembayaran parkir yang diterima, maka 40% merupakan hak Pemko, 20% hak jukir dan 40% lainnya baru menjadi hak perusahaan. 

“Dari 40% yang kami terima itu lah, kami sisihkan untuk pembayaran gaji bulanan dan perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi jukir,” imbuhnya. 

Sementara itu, menurut Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Lourentius Aris Budiyanto, saat ini pihaknya agresif menggarap kolaborasi dengan convenience store, e-commerce dan retailer agar bisa menerima pembayaran dengan Mandiri e-money, termasuk menjadi channel top up.

"Mandiri e-money saat ini masih sebagai produk uang elektronik yang banyak digunakan masyarakat. Pengguna Mandiri e-money bisa bertransaksi dengan tenang karena faktor keamanan yang lebih baik. Selain keamanan, dia menambahkan, keunggulan lain Mandiri e-money adalah kemudahan mengisi ulang (top up) saldo di berbagai jaringan e-channel Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan maksimum saldo isi ulang sebesar Rp20 juta per bulan dan maksimal saldo tersimpan Rp2 juta," pungkasnya. (*)




(Medan) 


Belum ada Komentar untuk "Tak Hanya Terima Pendapatan Bulanan, Juru Parkir Digital Juga Difasilitasi Jaminan Sosial "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel