Dilantik Jadi Kepala, Ema Puspita Bertekad Jadikan Rutan Perempuan Kelas II Medan Bersertifikat WBK

Lensamedan- Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Kelas IIA Medan yang baru dilantik, Ema Puspita Bc.IP, SPd,MH  mentargetkan bisa mengulang prestasi menjadikan Rutan Kelas IIA Medan memperoleh sertifikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) seperti yang ditorehkannya pada saat menjabat Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Jakarta. Target ini diutarakannya seusai  serah terima jabatan Kepala Rutan Kelas IIA Medan yang digelar di aula Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Senin (28/12/2020).

Ema Puspita menyebutkan, target ini untuk melanjutkan apa yang sudah diperjuangkan Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Medan sebelumnya,  Yekti Apriyanti Amd.IP, S.Pd, M.Si  dan teman teman dalam hal WBK.

"Pada intinya, WBK itu bukanlah hanya merupakan secarik kertas untuk didapatkan, namun riilnya dalam tugas kesehari-harian, kita tidak lepas dari WBK itu sendiri. Kita terlepas dari narkoba, kita terlepas dari peredaran handphone terutama korupsi. Mudah -mudahan Rutan Perempuan Kelas II Medan di tahun 2021 bisa memperoleh predikat WBK, Aamiin Amiin Yarobbal Allamin," ujar Ema.

Dikatakannya, amanah yang diberikan memang tak disangka-sangka, karena diantara Ka UPT di sini, ia merupakan yang tertua dan yang paling senior.

“Karena selama ini saya termasuk alumni yang tidak mau kemana mana. Kini saya harus siap mengemban tugas ini, dan mudah-mudahan saya bisa meneruskan apa yang sudah dilaksanakan Karutan sebelumnya, Ibu Yekti," katanya.

Sebelumnya, Yekti Apriyanti Amd.IP, S.Pd, M.Si mengutarakan, rasa sedih dan bahagiannya karena harus meninggalkan rutan perempuan Kelas II Medan setelah lebih 11 bulan bertugas di UPT tersebut.

Alumni Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) yang kini dipercayakan menjabat Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Bengkulu itu mengakui, dirinya memang selalu cerewet dalam bertugas, sehingga ada yang pro dan kontra dengan sikap kepemimpinannya.

"Saya cerewet sekali, anak-anak warga binaan sering saya cubitin, karena saya menginginkan agar mereka menjadi wanita yang sesungguhnya dan kelak menjadi kebanggaan keluarganya," ucapnya.

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut Sutrisno diwakili Kabid Yankumham Tety Winarti SH, M.Si yang menyaksikan Serah Terima Jabatan (Sertijab) itu menyampaikan terima kasih atas kerja keras pejabat lama Yekti Apriyanti selama mengemban tugas di Rutan Perempuan Kelas II A Medan serta mengharapkan kepada pejabat yang baru untuk tetap melanjutkan target kinerja yang telah dibangun sesuai SOP yang telah ditetapkan.

"Selamat dan sukses kepada pejabat baru maupun yang lama dalam mengemban amanah fungsi tugas yang diberikan. Kita tahu Kota Medan tingkat dan potensinya yang dihadapi mungkin berbeda-beda, karena itu Kakanwil berpesan agar dalam menjalankan fungsi kita sehari hari, tetap memegang teguh kata membenarkan yang biasa itu jangan, tapi biasakanlah yang benar"," ujarnya.

Serah terima jabatan yang  dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) sekitarnya, Kalapas Kelas I Medan Erwedi Supriyatno, Karutan Kelas I Medan Theo Adrianus Purba , Kalapas Perempuan Kelas II A Medan, Lapas Anak Kelas I Medan, Lapas Lubuk Pakam, Rupbasan Medan, Kasipidum Kejari Medan, Camat Medan Helvetia dan Kapolsek Helvetia itu ditandai dengan pengenaan ulos kepada pejabat yang bersertijab serta penyerahan cendera mata. (Red)


(Medan)

 

 

Belum ada Komentar untuk "Dilantik Jadi Kepala, Ema Puspita Bertekad Jadikan Rutan Perempuan Kelas II Medan Bersertifikat WBK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel