Ketua DPRD Jembatani Aspirasi GMNI Soal Perwal Pengentasan Kemiskinan

LensaMedan - Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, mengapresiasi perjuangan DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan yang mendorong pembentukan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Dalam audiensi bersama Ketua DPC GMNI Medan, Julpadli Simamora, Kezia F Sinaga dari Litbang GMNI Medan, dan Petrus, Senin (2/11/2026), Wong menyatakan akan lebih dahulu membangun komunikasi dengan Wali Kota Medan, Rico Waas, terkait usulan tersebut.

Wong menjelaskan, DPRD memiliki fungsi legislasi dalam pembentukan peraturan daerah. Menurutnya, setiap Perda yang disahkan juga membutuhkan aturan pelaksana agar implementasinya dapat berjalan efektif.

"Sudah banyak Perda yang telah dibuat DPRD Medan, sementara dari banyaknya perda, namun perwalnya belum dikeluarkan," ujar Wong.

Ia menambahkan, saat ini DPRD Medan juga tengah mendorong perlindungan bagi pekerja rentan agar dapat dimasukkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Medan, Julpadli Simamora, mengatakan perjuangan mendorong pembentukan Perwal Percepatan Pengentasan Kemiskinan telah dilakukan sejak 2023. Bahkan, dokumen perjuangan yang dilengkapi hasil riset dan kajian telah disampaikan kepada Wali Kota Medan, Rico Waas.

"Harapan kami, Perwal Percepatan Pengentasan Kemiskinan segera dibentuk. Karena Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan sudah ada, sehingga kami berharap aturan pelaksananya juga segera diterbitkan," tegas Julpadli.

GMNI Medan, lanjut Julpadli, juga menyampaikan sejumlah agenda perjuangan yang berkaitan langsung dengan persoalan masyarakat, mulai dari pendidikan, kemiskinan, agraria, ketenagakerjaan, pelayanan publik hingga berbagai persoalan sosial lainnya. 

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Ketua DPRD Jembatani Aspirasi GMNI Soal Perwal Pengentasan Kemiskinan"

Posting Komentar

Pascabencana Aceh dan Sumut, CSL Dorong Kemitraan dan Investasi untuk Ketahanan Petani

Peserta Executive Dialogue 2026 bertajuk “Scaling Partnership and Investment for Resilient Palm Oil Landscapes and Sustainable Supply Chains...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel