Rupiah Semakin Melemah, IHSG Mampu Rebound

Uang dolar AS. Pada perdagangan Rabu (28/10/2026), dolar AS berjaya terhadap Rupiah.lensamedan-ist

LensaMedan - Mata uang Rupiah di sepanjang perdagangan Rabu (28/10/2026) terus mengalami pelemahan bahkan hingga ke level 18.185 per dolar AS sebelum akhirnya mengurangi kerugiannya dan ditutup di level 18.175. 

Rupiah tetap ditutup di zona merah sejalan dengan tekanan yang tidak jauh berbeda pada pasar surat utang di tanah air. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, sepanjang sesi perdagangan berlangsung, dolar AS mendominasi penguatan terhadap mata uang Rupiah sekalipun tanpa diikuti dengan penguatan signifikan USD Index.

Selain tekanan pada surat utang, keputusan Bank Sentral AS terkait dengan besaran bunga acuan juga menjadi salah satu sentimen yang dinanti pelaku pasar saat ini. 

“Tidak bisa dipungkiri jika pelemahan Rupiah juga dipicu oleh sikap investor yang mewaspadai arah kebijakan The Fed kedepan selain kebijakan moneter The Fed di pekan ini,” ujar Gunawan di Medan.

Berbeda dengan Rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang  pada sesi pertama perdagangan berada di zona merah, akhirnya mampu ditutup menguat tipis 0,31% di level 5.282,312. 

Gunawan menyebut, IHSG bahkan sempat terpuruk hingga ke level 5.167 sekaligus menunjukan bahwa IHSG bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi selama sesi perdagangan berlangsung. 

Kabar mengenai reformasi pasar modal jelang tenggat MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang dikebut mewarnai transaksi pada hari ini.

Dimana salah satu kabar yang paling disorot adalah penguatan batas minimal kepemilikan saham publik (free float) menjadi 15%, transparansi pemilik manfaat, hingga pembentukan satuan tugas penegakan hukum terpadu. 

“Kabar tersebut menjadi angin segar pedagangan bursa saham yang disinyalir menjadi salah satu pemicu membaiknya kinerja IHSG jelang sesi penutupan perdagangan,” sebutnya.

Terpisah harga emas dunia ditransaksikan mendatar dikisaran harga US$4.053 per ons troy, atau masih dikisaran Rp2,38 juta per gram. 

Harga emas nyaris tidak bergerak ditengah sentimen pasar yang minim serta sikap wait and see pelaku pasar jelang keputusan bunga acuan The Fed. (juli simanjuntak)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Rupiah Semakin Melemah, IHSG Mampu Rebound"

Posting Komentar

Rico Waas: Pemuda Harus Patriotik, Gigih, dan Berempati

LensaMedan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak generasi muda menumbuhkan patriotisme, kegigihan, dan empati sebagai bekal m...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel