IHSG masih Berkutat di Zona Merah, Rupiah Melemah Dekati 18.200 Per Dolar AS
Bank Sentral AS diproyeksikan akan tetap mempertahankan besaran bunga acuannya ditengah meredanya tekanan jual pasar surat hutang AS. Yield surat hutang AS belakangan ini berbalik turun, dan berada dikisaran 5% untuk tenor 10 tahun.
Namun pasar keuangan domestik dinilai Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, memiliki caranya sendiri dalam mengelola sentimen saat ini. Sentimen negatif masih menghantui kinerja sektor keuangan di tanah air.
Kenaikan yield SBN 10 tahun sebelumnya, yang saat ini bertahan dikisaran 7,454% menjadi indikator adanya tekanan pada sektor keuangan tanah air.
“Sehingga respon kebijakan dari otoritas terkait tidak akan selalu sejalan dengan sentimen yang berkembang di pasar global pada umumnya,” ujar Gunawan Benjamin di Medan, Rabu (28/10/2026).
Pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 5.249.
Gunawan menyebut, tekanan IHSG masih berlanjut meskipun mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan pada zona hijau pada sesi perdagangan pagi. Kinerja IHSG kembali memburuk ditengah tekanan jual khususnya dari investor asing.
Pada perdagangan kemarin Asing kembali membukukan transaksikan jual bersih senilai Rp668 miliar di semua pasar.
Sementara mata itu, uang Rupiah pada perdagangan pagi ini ditransaksikan melemah ke level 18.185 per dolar AS. Kinerja Rupiah memburuk sejalan dengan meningkatnya imbal hasil surat utang pemerintah.
Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$4.046 per ons troy, atau sekitar Rp2,37 juta per gram.
Ditengah kemungkinan Bank Sentral AS tidak akan menaikkan bunga acuan di pekan ini, emas memanfaatkan momen tersebut untuk menguat dalam jangka pendek.
“Meski demikian kenaikan harga minyak mentah dunia ke level US$116 per barel masih menjadi sentimen negatif bagi harga emas,” tutupnya. (juli simanjuntak)
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "IHSG masih Berkutat di Zona Merah, Rupiah Melemah Dekati 18.200 Per Dolar AS"
Posting Komentar