Dari Sumatera Utara, Ronny Bawa Karya Ilmiah ke Kompetisi Nasional dan Internasional
LensaMedan - Berbagai gagasan penelitian dibawa Ronny ke ruang kompetisi yang mempertemukannya dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2022 tersebut telah meraih puluhan penghargaan melalui kompetisi karya ilmiah tingkat nasional hingga internasional.
Ronny, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat USU raih puluhan penghargaan lewat kompetisi karya ilmiah tingkat Nasional hingga internasional.
Perjalanan tersebut mempertemukan Ronny dengan berbagai ajang yang diselenggarakan sejumlah perguruan tinggi, mulai dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, IPB University, Universitas Andalas, Universitas Negeri Medan, hingga berbagai perguruan tinggi lainnya.
Dari berbagai kompetisi tersebut, Ronny telah mengantongi 24 gelar juara karya ilmiah tingkat nasional dan internasional.
Bagi Ronny, kompetisi menjadi salah satu ruang untuk membawa gagasan dari lingkungan kampus ke ruang yang lebih luas.
Ia tidak hanya mengikuti kompetisi dengan bidang yang sama, tetapi mengeksplorasi berbagai topik yang mempertemukannya dengan disiplin ilmu berbeda.
“Saya melihat kompetisi sebagai kesempatan untuk belajar sekaligus memperluas pengalaman. Saya bisa bertemu dengan orang dari berbagai daerah dan belajar dari bidang yang berbeda. Dari situ saya merasa banyak hal yang bisa dieksplorasi,” ujar Ronny kepada LensaMedan.co.id.
Salah satu pencapaian internasionalnya diraih melalui The 14th Civil Engineering Innovation Contest Universitas Diponegoro 2026. Dalam kompetisi tersebut, Ronny membawa karya “SMART TILT: Integrating Digital Twin, IoT Sensors, and Machine Learning for Predictive Structural Health Monitoring of Heritage Buildings in Earthquake Prone Areas” dan berhasil meraih 1st Runner Up International Paper Innovation Contest.
Menariknya, karya tersebut tidak berasal dari bidang utama yang sedang ditempuh Ronny sebagai mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Ia justru mengeksplorasi persoalan bangunan bersejarah di wilayah rawan gempa melalui pendekatan teknologi yang menggabungkan Digital Twin, sensor IoT, dan Machine Learning.
Eksplorasi lintas bidang tersebut juga terlihat dalam sejumlah kompetisi nasional. Ronny pernah meraih Juara 2 KIMVETNAS Fakultas Kedokteran Hewan UGM 2025, Juara 3 National Paper & Poster Competition IEEE Teknik Elektro ITS 2026, Juara 2 PIMPI Fakultas Pertanian IPB University 2026, serta Juara 3 Scientific Paper ENVIFAIR FKM UI 2025.
Pada kompetisi lainnya, ia juga membawa gagasan yang berkaitan dengan matematika, psikologi, biologi, teknologi laboratorium medis, gizi, hingga isu kesehatan.
Keragaman tersebut menunjukkan bahwa ruang kompetisi yang diikuti Ronny tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar penghargaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal berbagai bidang ilmu.
Selain berkompetisi, perjalanan akademik Ronny juga mendapatkan pengakuan di lingkungan kampus. Ia menerima Beasiswa Prestasi USU selama dua tahun berturut turut pada 2024 dan 2025 serta penghargaan Mahasiswa Berprestasi dalam USU Award 2024.
Pengalaman tersebut kemudian tidak hanya berhenti pada pencapaian pribadi. Ronny mulai membagikan pengetahuannya kepada mahasiswa lain melalui kegiatan mentoring dan pematerian karya tulis ilmiah. Ia pernah menjadi pemateri Smart Class KTI FPM GEM FEB USU 2025 dengan materi mengenai penentuan ide hingga strategi dalam kompetisi karya tulis ilmiah. Ia juga pernah menjadi mentor dalam Klinik KTI FPM GEM FEB USU 2025.
Bagi Ronny, menjadi mahasiswa dari Sumatera Utara bukan alasan untuk membatasi ruang belajar pada lingkungan sekitar. Berbagai kompetisi yang diikutinya justru menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring, bertukar pengetahuan, sekaligus membawa karya dari kampusnya ke ruang akademik yang lebih luas.
“Saya ingin terus belajar dan mencoba hal baru. Ketika kita berasal dari satu daerah atau satu kampus, bukan berarti ruang untuk berkembang juga terbatas di sana. Justru saya ingin membawa apa yang saya pelajari dari USU ke berbagai tempat dan melihat sejauh mana karya yang saya buat bisa bersaing,” ungkapnya.
Perjalanan Ronny masih terus berlanjut. Dengan minat pada riset dan berbagai bidang dalam kesehatan masyarakat, ia ingin terus mengembangkan kemampuan penelitian sekaligus mengeksplorasi bidang lain yang dapat memperluas perspektifnya.
Karya karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan seorang mahasiswa Sumatera Utara untuk hadir di berbagai ruang kompetisi. Bukan hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga membawa nama Universitas Sumatera Utara dan menunjukkan bahwa gagasan mahasiswa dari daerah dapat berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional.
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Dari Sumatera Utara, Ronny Bawa Karya Ilmiah ke Kompetisi Nasional dan Internasional"
Posting Komentar