Aksi Jual Mulai Jenuh, IHSG dan Rupiah Mulai Menguat
LensaMedan – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai membaik dengan ditutup menguat 5,65% di level 5.278,888
Penguatan IHSG yang sebelumnya terkoreksi cukup dalam selama dua hari berturut-turut terdorong oleh sentimen teknikal setelah sebelumnya mengalami jenuh jual.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG ditransaksikan dalam rentang angka yang cukup lebar antara 4.980 hingga 5.278.
IHSG terpantau mengalami pelemahan di awal sesi pembukaan perdagangan, namun setelahnya IHSG mampu diperdagangkan di zona hijau.
Sementara itu mata uang Rupiah juga turut ditutup menguat pada level 17.980 per Dolar AS. Penguatan Rupiah kali ini juga dikarenakan pasar sudah memasuki jenuh jual, sehingga membuka ruang pembalikan harga ditengah sentimen yang memburuk bagi pasar keuangan Asia pada umumnya.
IHSG dan Rupiah seakan memiliki jalan penguatannya sendiri. Namun penguatan ini merupakan respon tekanan jual yang terjadi sebelumnya.
Dan sentimen pasar global sejauh ini memang belum begitu berpengaruh terhadap kinerja pasar keuangan.
Kecuali psikologis pasar yang sudah jenuh dan kabar positif dari respon pemangku kebijakan maupun Danantara terhadap rencana MSCI (Morgan Stanley Capital Indonesia) yang akan menurunkan klasifikasi pasar saham di Indonesia.
“Pasar akan terus mencermati kebijakan yang akan dilakukan pemerintah terkait mitigasi kemungkinan yang akan dilakukan MSCI kedepan. Sehingga pasar keuangan tanah air pada dasarnya masih cukup rapuh jika MSCI tidak merubah rencana kebijakannya,” ujar Gunawan di Medan, Selasa (20/10/2026).
Terpisah harga emas dunia pada perdagangan sore ini mengalami pelemahan ke level US$4.121 per ons troy, atau sekitar Rp2,39 juta per gram.
Harga emas mengalami tekanan ditengah kenaikan harga minyak mentah dunia ke level US$111 per barel untuk jenis Brent. (juli simanjuntak)
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Aksi Jual Mulai Jenuh, IHSG dan Rupiah Mulai Menguat"
Posting Komentar