IHSG Dibuka di Zona Merah, Rupiah dan Harga Emas Menguat Signifikan

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (30/9/2026), IHSG dibuka di zona merah meski kemudian bergerak ke zona hijau.lensamedan-ist

LensaMedan - Data manufaktur China yang dirilis pada perdagangan pagi ini membukukan kenaikan dan memasuki zona ekspansi. Manufaktur China berekspansi pada level 50.1. 

Kabar rilis data manufaktur tersebut menjadi angin segar bagi pasar saham di kawasan Asia. 

Setelah data manufaktur China, fokus pelaku pasar akan tertuju pada rilis data inflasi AS, yang akan menjadi penentu pergerakan pasar keuangan selanjutnya.

Data inflasi AS tersebut sangat harus diwaspada,karena berpeluang mendorong kenaikan bunga acuan dalam waktu dekat. 

Semakin besar kenaikan bunga acuan, semakin dekat kebijakan moneter The Fed kedepan. 

Kondisi itu menurut Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, akan semakin memperburuk kinerja sektor keuangan global, dan semakin memperumit kekeringan likuiditas di pasar global.

Pada sesi perdagangan pagi ini mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan pada zona hijau. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka melemah tipis di level 6.118, meskipun sejauh ini mampu berbalik arah dan kerap ditransaksikan di zona hijau. 

Pergerakan IHSG selama sesi perdagangan pada hari ini diproyeksikan akan bergerak dalam rentang angka yang terbatas atau sideways.

"IHSG berpeluang ditransaksikan dalam rentang 6.070 hingga 6.145," ujar Gunawan di Medan, Rabu (30/9/2026). 

Di sisi lain mata uang Rupiah terpantau menguat tajam di level 17.885 per Dolar AS. 

Penguatan Rupiah terjadi beriringan dengan melemahnya harga minyak mentah dunia yang turun dibawah US$100 per barel, atau dikisaran harga US$96 per barel sejauh ini. 

"Peningkatan supply menjadi pemicu penurunan harga minyak mentah sejauh ini," sebutnya

Terpisah harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$4.180 per ons troy atau sekitar Rp2,41 juta per gramnya. 

Penguatan harga emas juga dipicu oleh masalah yang sama, yakni melemahnya harga minyak yang mengikis spekulasi kenaikan suku bunga acuan. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "IHSG Dibuka di Zona Merah, Rupiah dan Harga Emas Menguat Signifikan"

Posting Komentar

IHSG Dibuka di Zona Merah, Rupiah dan Harga Emas Menguat Signifikan

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (30/9/2026), IHSG dibuka di zona merah meski kemudian bergerak ke zona hijau.lens...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel