Sofyan Tan: Keterlibatan Mahasiswa Lakukan Survei Beasiswa Wujud Nyata Pengamalan Pancasila
Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) bersama seratusan mahasiswa tim survei di Gedung Rumah Aspirasi dr. Sofyan Tan, Komplek CBD Polonia, Medan Polonia, Jumat (11/9/2026).lensamedan-istHal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) bersama seratusan mahasiswa tim survei di Gedung Rumah Aspirasi dr. Sofyan Tan, Komplek CBD Polonia, Medan Polonia, Jumat (11/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Tenaga Ahli DPR RI, Finche Kosmanto dan Lisnawati Ginting.
Dalam arahannya, Sofyan Tan menekankan pentingnya rasa kemanusiaan dan kejujuran dalam proses penelusuran calon penerima beasiswa.
Ia menyoroti fenomena maraknya calon mahasiswa yang manipulatif atau berpura-pura tidak mampu demi mendapatkan bantuan pendidikan. Oleh karena itu, tugas survei lapangan menjadi benteng utama dalam menegakkan keadilan sosial.
"Kalian yang turun ke lapangan membawa misi kemanusiaan yang sangat besar. Pada kenyataannya, banyak yang berusaha memanipulasi data dan pura-pura miskin demi mendapatkan KIP Kuliah. Di sinilah peran penting kalian untuk melihat langsung dengan hati nurani, memastikan bantuan ini benar-benar jatuh ke tangan mereka yang berhak dan membutuhkan," ujar legislator dari Dapil Sumut I itu.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam memvalidasi data ekonomi calon mahasiswa secara langsung di lapangan akan membentuk jiwa kepemimpinan yang peka dan berintegritas. Pengalaman ini mengajarkan mahasiswa untuk melatih kepekaan sosial serta menjaga solidaritas antar sesama anak bangsa demi mengikis ketimpangan.
"Tugas ini menempa mental kalian. Melalui proses survei ini, kalian menjadi lebih sensitif, lebih peduli, dan tahu persis kondisi riil masyarakat bawah. Inilah pelajaran yang sangat berharga dalam membentuk jiwa kebangsaan dan mengamalkan nilai-nilai keadilan sosial Pancasila," tegasnya.
Sofyan Tan juga menegaskan komitmennya bahwa pendidikan bagi masyarakat tidak mampu harus berkualitas tinggi. Bantuan KIP Kuliah diimbangi dengan penyediaan fasilitas terbaik, seperti pengadaan komputer berspesifikasi tinggi dan penguatan perpustakaan digital, agar mahasiswa kurang mampu mendapatkan hak pendidikan kelas satu.
Melalui momentum sosialisasi ini, Sofyan Tan berharap semangat gotong royong, kejujuran, dan rasa kemanusiaan yang dipelajari selama melakukan survei dapat terus tertanam kuat sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan NKRI dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Sofyan Tan: Keterlibatan Mahasiswa Lakukan Survei Beasiswa Wujud Nyata Pengamalan Pancasila"
Posting Komentar