Erupsi Mereda, IHSG dan Rupiah Ditransaksikan di Zona Hijau
LensaMedan - Ancaman inflasi tinggi seiring dengan kenaikan harga minyak mentah masih berlanjut. Pada perdagangan pagi ini laju kenaikan harga minyak mentah dunia masih terjadi. Untuk minyak jenis Brent terpantau diperdagangkan naik dikisaran level US$97 per barel. Pemicunya masih seputar aksi jual beli serangan di Selat Hormuz.
Sementara itu aktifitas bandara Soekarno – Hatta yang kembali beroperasi menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.
Meskipun masih dihantui kabar terjadinya erupsi lanjutan pada gunung anak Krakatau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan menguat di level 6.639. Sementara itu mata uang Rupiah ditransaksikan menguat ke level 17.625 per Dolar AS.
IHSG dan Rupiah pada perdagangan hari ini diproyeksikan akan berada dalam rentang terbatas.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, secara keseluruhan sentimen pasar dari tanah air cukup kondusif dalam menopang kinerja sektor keuangan.
Selain menempatkan kewaspadaan tinggi di Selat Hormus, pasar keuangan di pekan ini juga tengah mewaspadai rilis data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri.
Dari tanah air ada rilis data indeks kepercayaan konsumen dan penjualan ritel yang akan menjadi sentimen pasar. Sementara dari AS dan China ada rilis data inflasi yang akan menjadi sentimen paling berpengaruh terhadap kinerja sektor keuangan.
Terlebih di saat terjadi kenaikan harga minyak mentah dunia, maka laju tekanan inflasi kedepan masih berpeluang untuk alami peningkatan.
Dan apabila rilis data inflasi AS dan China naik melampaui ekspektasi pasar, maka pasar keuangan kembali berpeluang masuk di zona merah.
“Dalam sepekan kedepan, pasar masih memiliki kemungkinan koreksi yang lebih besar, dibandingkan dengan potensi penguatannya,” ujar Gunawan di Medan, Selasa (8/9/2026).
Terpisah harga emas dunia mampu menguat meskipun berada dibawah tekanan harga minyak mentah. Emas ditransaksikan dikisaran harga US$4.427 per ons troy, atau sekitar Rp2,52 juta per gram. (juli simanjuntak)
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Erupsi Mereda, IHSG dan Rupiah Ditransaksikan di Zona Hijau"
Posting Komentar