Banyak Tanaman Mangrove Mati Diserang Tanaman Cakar Elang, BBKSDA Sumatra Utara Ajak USU Lakukan Kajian
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatra Utara, Novita Kusuma Wardana saat diwawancarai, Selasa (29/9/2026).lensamedan-juli simanjuntakLensaMedan – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu Kelompok Tani Hutan (KTH) Mangrove Sejahtera menekan perkembangan tanaman invasif yang mematikan tanaman mangrove di Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading Langkat Timur Laut yang sedang dalam tahap pemulihan.
Kepala BBKSDA Sumatra Utara, Novita Kusuma Wardani, mengatakan, sejak tahun lalu pihaknya sudah mulai mengkaji tanaman invasif jenis cakar elang dengan menggandeng tim dari Universitas Sumatra Utara.
“Dan di tahun ini kita akan mencoba membuat semacam demplot, jadi mungkin kita akan mencoba berapa tipe pengendaliannya. Dari situ kita akan melihat mana yang paling efektif. Nantinya itu yang akan kita terapkan di tempat lain termasuk di lahan konsesi KTH Mangrove Sejahtera ini,” ujar Novita saat hadir dalam kegiatan Jurnalis Trip ke kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading Timur Langkat Laut, Selasa (29/9/2026).
Sebelumnya, Ketua KTH Mangrove Sejahtera, Aliando, mengakui kesulitan mengatasi serangan tanaman invasif ke kawasan mangrove yang masuk ke dalam konsesi lahan yang harus mereka pulihkan yang berada di daerah Paluh Berembang.
Awalnya kata Aliando, dari 64 hektar lahan yang menjadi kewajiban mereka, setidaknya sudah 24 hektar. Tetapi apa yang sudah mereka kerjakan kalah dari tumbuhan invasif yang disebabkan perubahan air laut menjadi air tawar sehingga pertumbuhan tanaman invasif lebih cepat dari upaya yang mereka kerjakan.
“Karena kami kerja secara swadaya atas kesadaran masyarakat, sehingga kami kesulitan sehingga akhirnya kami tinggalkan,” kata Aliando.
Saat ini, KTH Mangrove Sejahtera mengembangkan wisata mangrove yang menawarkan sejumlah spot wisata seperti spot pengamatan burung, pengamatan reptil, hinggs edukasi mangrove. (juli simanjuntak)
(Langkat)
Belum ada Komentar untuk "Banyak Tanaman Mangrove Mati Diserang Tanaman Cakar Elang, BBKSDA Sumatra Utara Ajak USU Lakukan Kajian "
Posting Komentar