Sesi Pagi Perdagangan: IHSG Menguat, Rupiah Lanjutkan Pelemahan

Grafik pergerakan IHSG di sesi pembukaan perdagangan Rabu (12/8/2026).lensamedan-ist

LensaMedan - Pelaku pasar pada perdagangan hari ini akan mencermati hasil evaluasi indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang publikasinya dijadwalkan dini hari nanti.

Pelaku pasar akan tertuju pada langkah MSCI apakah akan mencabut kebijakan pembekuan (freeze) penyesuaian Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) bagi saham-saham Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri sempat melemah pada perdagangan kemarin.

Di sesi pembukaan perdagangan hari ini, IHSG berbalik menguat di level 6.277, namun pelaku pasar diyakini tengah mengambil posisi wait and see jelang pengumuman penting MSCI.

Sementara itu, mata uang Rupiah kembali melanjutkan tren pelemahan yang bisa menjadi sentimen negatif bagi IHSG.

Mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 17.860 pada sesi perdagangan pagi.

Ditengah minimnya sentimen pasar keuangan pada perdagangan hari ini, pelaku pasar dinilai Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, masih akan terus mencermati dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Harga minyak mentah yang kerap menjadi tolak ukurnya menunjukan bahwa ketegangan di sekitar wilayah Selat Hormuz kian meningkat.

Harga minyak mentah dunia kembali naik dan ditransaksikan di kisaran harga US$89,4 per barel untuk jenis Brent pada perdagangan pagi ini.

Harga minyak mentah dunia yang nyaris menyentuh US$90 per barel berpeluang memicu terjadinya tekanan pada pasar keuangan secara keseluruhan.

Ditambah lagi AS akan merilis data inflasi pada perdagangan selanjutnya, dimana inflasi AS diproyeksikan akan mengalami kenaikan, dan kembali memicu spekulasi kenaikan bunga acuan.

"Jadi pasar keuangan tengah menghadapi ancaman tekanan dari sejumlah faktor. Seperti potensi kenaikan laju tekanan inflasi AS, spekulasi tren kebijakan bunga acuan yang lebih bernada hawkish, hingga laporan MSCI yang merugikan pasar keuangan domestik," ujar Gunawan di Medan, Rabu (12/8/2026).

Di sisi lain, harga emas dunia berbalik menguat ke level US$4.401 per ons troy atau dikisaran harga Rp54 juta per gram.

Harga emas diproyeksikan akan berkonsolidasi sementara di level psikologis tersebut. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Sesi Pagi Perdagangan: IHSG Menguat, Rupiah Lanjutkan Pelemahan"

Posting Komentar

Pastikan Hak Anak Terpenuhi, Rico Waas: Penetapan Perwalian Anak Merupakan Wujud Kasih Sayang Negara

LensaMedan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan penetapan perwalian bukan sekadar proses administrasi, tetapi bagian pen...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel