Sesi Pagi Perdagangan, IHSG Dibuka di Zona Hijau tapi Rupiah Melemah

Grafik pergerakan IHSG. Di sesi pertama perdagangan Selasa (18/8/2026), IHSG dibuka di zona hijau.lensamedan-ist

LensaMedan - Pasar keuangan kembali dihantui ketakutan akan eskalasi perang yang memburuk.

Ketakutan ini muncul setelah masa gencatan sementara antara Iran dengan AS berakhir pada tanggal 17 Agustus kemarin.

Diperburuk dengan koindisi dimana tidak ada kesepakatan gencatan lanjutan antara kedua belah pihak.

AS bahkan menyatakan bahwa tidak akan memperpanjang kesepakatan gencatan senjata dengan Iran.

Dari bursa komoditas, harga minyak mentah jenis Brent alami kenaikan di kisaran level US$91 per barel saat ini.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kenaikan harga minyak mentah merespon kekhawatiran pasar akan potensi geopolitik yang kian memanas dalam waktu dekat.

Mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan melemah pada sesi perdagangan pagi. Namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu diperdagangkan menguat ke level 6.488 di sesi pembukaan.

Pada saat IHSG libur pada hari Senin, banyak bursa saham di Asia yang ditutup menguat sehingga mendorong IHSG alami penguatan di perdagangan awal pekan ini.

Akan tetapi kabar terkini terkait memburuknya tensi geopolitik di Timur Tengah, lebih banyak memberikan ancaman koreksi pada pasar keuangan di tanah air.

Sehingga sekalipun IHSG mengalami penguatan yang signifikan di sesi pedagangan pagi, kinerjanya rawan terkoreksi hingga penutupan perdagangan. Terlebih mata uang Rupiah di sesi perdagangan pagi melemah ke kisaran 17.840 per Dolar AS.

"Pelemahan Rupiah ditengah kenaikan harga minyak mentah dunia berpeluang membuat Rupiah bertahan di zona merah. Terlebih jika tanpa dibarengi dengan intervensi Bank indonesia," ujar Gunawan di Medan, Selasa (18/8/2026).

Selanjutnya kenaikan harga minyak mentah dunia juga telah memicu kekuatiran akan lonjakan inflasi yang besar, yang membuat harga emas terkoreksi.

Kinerja harga emas dunia ditransaksikan melemah di kisaran level US$4.404 per ons troy, atau sekitar Rp2,53 juta per gram.

Padahal di hari Senin, kemarin harga emas sempat menuat dikisaran US$4.428 per ons troy nya. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Sesi Pagi Perdagangan, IHSG Dibuka di Zona Hijau tapi Rupiah Melemah"

Posting Komentar

Sesi Pagi Perdagangan, IHSG Dibuka di Zona Hijau tapi Rupiah Melemah

Grafik pergerakan IHSG. Di sesi pertama perdagangan Selasa (18/8/2026), IHSG dibuka di zona hijau.lensamedan-ist LensaMedan - Pasar keuanga...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel