Cabai Rawit Bikin Sumut Alami Inflasi 0,19% di Bulan Juli 2026

Statistisi Ahli Utama BPS Sumut, Misfaruddin.lensamedan-ist

LensaMedan – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mencatat Sumut di bulan Juli 2026 mengalami inflasi sebesar 0,19% secara month to month (m-to-m) dan 4,20% secara year on year (y-on-y).

Statistisi Ahli Utama BPS Sumut, Misfaruddin, mengatakan,  jika dilihat berdasarkan komoditas, maka inflasi Sumut secara m-to-m didorong kenaikan harga pada komoditas cabai rawit yang memberi andil tertinggi yakni 0,17%. Sementara secara y-on y, inflasi didorong kenaikan harga emas perhiasan dengan andil inflasi sebesar 0,46%.

“Jika secara khusus kita lihat komoditas cabai rawit, maka secara kumulatif di tahun 2026 ini, cabai rawit justru tercatat mengalami deflasi sebesar 22,02%,” ujar Misfaruddin saat memaparkan Berita Resmi Statistik, Senin (3/8/2026).

Sementara jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, kata Misfaruddin, maka inflasi m-to-m Sumut pada Juli 2026 dipengaruhi kenaikan harga pada 8 kelompok pengeluaran, dengan inflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat sebesar 0,32% dengan andil inflasi sebesar 0,13%.

Sedangkan secara y-on-y, inflasi didorong kenaikan harga pada seluruh kelompok pengeluaran, dimana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang tercatat sebesar 8,66%.

“Tetapi meski yang tertinggi, hanya saja andil inflasi dari kelompok pribadi dan jasa lainnya yang tercatat sebesar 0,54%  ini jauh lebih rendah dari andil yang disumbangkan kelompok makanan, minuman dan tembakau yang tercatat sebesar 2,14%,” kata Misfaruddin.

Lebih jauh dikatakannya, jika dilihat berdasarkan kabupaten/kota yang masuk ke dalam Indeks Harga Konsumen (IHK), maka inflasi m-to-m tertinggi terjadi di Kota Gunung Sitoli (0,58%) dan yang terendah tercatat di Kota Medan (0,05%).

“Inflasi y-on-y tertinggi juga terjadi di Gunung Sitoli yang tercatat sebesar 6,36% dan yang terendah tercatat di Kabupaten Karo, yakni  sebesar 3,83%,” tambahnya. 

Secara nasional, maka pada bulan Juli 2026 tercatat terjadi deflasi sebesar 0,14% secara m-to-m, dan 2,88% secara y-on-y. (juli simanjuntak)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Cabai Rawit Bikin Sumut Alami Inflasi 0,19% di Bulan Juli 2026"

Posting Komentar

Pentingnya Keselamatan Sejak Dini, Mahasiswa KKN UINSU Beri Penyuluhan Lalu Lintas di RA Wahyu Abadi Simalungun

Kegiatan Mahasiswa KKN UINSU di RA Wahyu Abadi, Desa Huta III Dolok, Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. LensaMedan...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel