Beras dan Rokok Jadi Komoditas Pemberi Pengaruh Besar Garis Kemiskinan

Warga mengantre membeli beras yang dijual Perum Bulog Sumatra Utara. Di Maret 2026, komoditas beras menjadi salah satu komoditas yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan baik di daerah perkotaan maupun perdesaan.lensamedan-ist

LensaMedan – Garis kemiskinan Sumatra Utara pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp743,301 per kapita, atau naik 3,49% jika dibandingkan September 2025.

Kelompok makanan masih menjadi kelompok yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan baik di daerah perkotaan maupun perdesaan di Sumatra Utara pada Maret 2026. 

Kepala Badan Pusat Statistik Sumatra Utara, Asim Saputra, mengatakan, di daerah perkotaan, kelompok makanan memberi pengaruh hingga 75,97%. Sementara di daerah perdesaan, kelompok makanan memberi pengaruh yang jauh lebih tinggi, yakni 78,86%. 

“Ada 3 komoditas di kelompok makanan yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan, yakni beras, rokok kretek filter, dan juga telur ayam ras. Ketiga komoditas ini memberi pengaruh tidak hanya di daerah perkotaan tetapi juga di daerah perdesaan, tentunya dengan bobot yang berbeda,” ujar Asim di Medan, Minggu (9/8/2026). 

Sementara untuk kelompok non makanan kata Asim, pengaruh yang diberikan terhadap garis kemiskinan di daerah perkotaan yang tercatat sebesar 24,03% berasal dari komoditas perumahan (6,66%), bensin (3,31%) dan listrik (3,03%).

“Sedangkan di daerah perdesaan, tiga komoditas pemberi pengaruh besar yang masuk kelompok non makanan adalah perumahan (5,91%), bensin (3,09%), dan Pendidikan (1,74%),” katanya.

Lebih jauh dikatakan Asim, untuk jumlah penduduk miskin Sumatra Utara pada Maret 2026 tercatat sebanyak 1,11 juta orang, berkurang sebanyak 17,7 ribu orang dibandingkan September 2025 atau sebanyak 7,10% dari total penduduk Sumatra Utara.

“Jika dilihat berdasarkan domisili tempat tinggal, maka penduduk miskin lebih banyak berada di daerah perdesaan yakni 7,17%, sementara di perkotaan, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 7,05%. Disparitasnya tidak terlalu besar,” terangnya.  (juli simanjuntak)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Beras dan Rokok Jadi Komoditas Pemberi Pengaruh Besar Garis Kemiskinan "

Posting Komentar

Beras dan Rokok Jadi Komoditas Pemberi Pengaruh Besar Garis Kemiskinan

Warga mengantre membeli beras yang dijual Perum Bulog Sumatra Utara. Di Maret 2026, komoditas beras menjadi salah satu komoditas yang member...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel