Walau Diguyur Data Ekonomi Nasional yang Memburuk, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Grafik pergerakan IHSG. pada perdagangan Rabu (1/7/2026), IHSG mampu bertahan di zona hijau meski data ekonomi nasional memburuk.lensamedan-ist

LensaMedan - Kinerja mata uang Rupiah ditutup melemah di level 17.930 per Dolar AS, setelah nyaris menyentuh 18.000 pada sesi perdagangan pagi. 

Kinerja Rupiah yang berbalik arah setelah sempat mengalami tekanan besar di sesi perdagangan pagi, mampu menjadi katalis positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG sendiri sempat melemah di sesi perdagangan pagi, namun berhasil keluar dari tekanan dan ditutup menguat 0,92% di level 5.695,116.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penguatan kinerja IHSG berbanding terbalik dengan kebanyakan bursa saham yang ada di Asia, dimana mayoritas bursa saham di Asia ditutup melemah pada perdagangan hari ini. 

“Ada sejumlah emiten yang menopang penguatan IHSG, diantaranya ada BBCA, BUMI, TLKM, ASII hingga ANTM,” ujar Gunawan di Medan Rabu (1/7/2026). 

Membaiknya kinerja IHSG seolah melawan tekanan dari sejumlah rilis data ekonomi nasional yang memburuk pada hari ini. Dimana laju tekanan inflasi (0,44% mtm) mencatatkan kenaikan yang melebihi proyeksi pasar sebelumnya (kisaran 0,3%). 

Selain itu data ekspor nasional pada bulan Mei mengalami kontraksi, atau tumbuh negatif 5,73% pada bulan Mei secara tahunan (year on year). Ditambah lagi neraca perdagangan tanah air juga membukukan defisit 1,6 miliar Dolar AS. 

“Data neraca perdagangan yang sebelumnya secara konsisten surplus, pada hari ini menjadi kabar buruk yang menekan kinerja Rupiah,” kata Gunawan.

Pada perdagangan besok pasar keuangan di tanah air masih akan menanti rilis data ekonomi AS. Membaiknya data ekonomi AS berpeluang menjadi kabar buruk bagi sektor keuangan di tanah air, karena kian memperkuat kemungkinan kebijakan moneter ketat oleh The Fed atau Bank Sentral AS. 

Di sisi lain harga emas dunia ditransaksikan bertahan di kisaran level US$3.984 per ons troy, atau masih dikisaran harga Rp2,3 juta per gramnya. (juli simanjuntak)



(Medan) 


Belum ada Komentar untuk "Walau Diguyur Data Ekonomi Nasional yang Memburuk, IHSG Bertahan di Zona Hijau"

Posting Komentar

Dihadiri Wali Kota se- Indonesia, Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke -436 Berlangsung Istimewa

LensaMedan - Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke - 436 di...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel