Sentimen dari BI Tetap Buat IHSG dan Rupiah Melemah
Grafik pergerakan IHSG.Pada perdagangan Senin (27/7/2026), IHSG mayoritas berada di zona merah.lensamedan-istLensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan Senin (27/7/2026) mayoritas berada di di zona merah, meski sempat menguat dan menyentuh level tertingginya 6.219. IHSG lebih banyak mengalami tekanan dan ditutup melemah 0,17% di level 6.185,783.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, pengunduran Gubernur Bank Indonesia (BI) menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan domestik termasuk Rupiah yang ditutup melemah di level psikologis 18 ribu per Dolar AS.
Padahal sentimen geopolitik di Timur Tengah sedang membaik, ditambah dengan mayoritas bursa saham di Asia yang ditutup menguat, serta memburuknya kinerja USD index ke kisaran level 101,3. Melemahnya USD Index tidak semestinya diikuti dengan memburuknya kinerja Rupiah.
Belum lagi kinerja harga minyak mentah dunia yang kembali melemah dikisaran US$88 per barel untuk jenis Brent, setelah pada hari Jumat pekan lalu sempat ditransaksikan dikisran harga US$100 per barelnya.
“Secara keseluruhan, gerak pasar keuangan domestik lebih dikarenakan oleh sentimen internal. Fokus pasar tengah tertuju pada rencana kebijakan BI kedepan pasca pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo,” ujar Gunawan di Medan.
Dalam sepekan kedepan, pasar dikatakan Gunawan, tidak akan banyak dibanjiri oleh data ekonomi yang bisa memicu volatilitas pasar yang tinggi. Pasar tengah menanti kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral AS, meskipun diproyeksikan masih akan berada di level yang sama. The Fed diproyeksi tidak akan merubah kebijakan suku bunga acuannya di bulan ini.
“Data inflasi AS diproyeksikan akan tetap naik, meskip demikian respon kenaikan suku bunga tidak akan terjadi di bulan ini juga,” katanya.
Terpisah harga emas dunia pada sesi perdagangan sore ditransaksikan sedikit lebih rendah di kisaran harga US$4.098 per ons troy, atau masih dikisaran harga Rp2,38 juta per gram. (juli simanjuntak)
Belum ada Komentar untuk "Sentimen dari BI Tetap Buat IHSG dan Rupiah Melemah "
Posting Komentar