Jembatan Gantung Garuda Resmi Beroperasi, Sambungkan Kembali Medan Polonia dan Maimun
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berfoto bersama Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, Sultan Deli, dan juga Anggota DPRD Medan, saat peresmian Jembatan Gantung Garuda, Selasa (28/7/2026).lensamedan-istLensaMedan - Jembatan gantung yang menjadi penghubung vital antara Kecamatan Medan Polonia dan Kecamatan Medan Maimun yang sempat terputus beberapa bulan lalu, akhirnya resmi bisa kembali digunakan Selasa (28/7/20226).
Peresmian jembatan perintis yang diberi nama Jembatan Gantung Garuda dihadiri langsung oleh Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa; Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas; jajaran TNI AD, serta warga setempat yang menyambut antusias hadirnya akses baru ini.
Pembangunan jembatan gantung sepanjang 35 meter dan lebar 1,5 meter ini memakan waktu pengerjaan selama 51 hari (sekitar 5 minggu).
Proyek ini melibatkan sekitar 20 personel yang merupakan kolaborasi nyata antara masyarakat, TNI AD dari Kodam I/Bukit Barisan, dan Pemerintah Kota Medan, atas dukungan Presiden Republik Indonesia.
Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen Hendy Antariksa, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons atas kesulitan mobilitas warga setelah jembatan lama terputus.
"Jembatan ini kita harapkan bisa memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang lebih baik. Kita ketahui bersama beberapa bulan lalu jembatan ini terputus, sehingga anak sekolah dan aktivitas ekonomi masyarakat harus memutar jauh," ujar Mayjen Hendy Antariksa saat peresmian yang digelar di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia.
Mayjen Hendy juga mengimbau warga agar ikut merawat infrastruktur bertonase maksimal 4 ton tersebut.
"Apabila dalam kondisi ramai, diatur tonasenya. Harapan saya jembatan ini bisa bermanfaat dan masyarakat membantu menyaganya agar lebih awet. Jika ada kerusakan akibat bencana alam atau hal lain, segera beritahu kami untuk diperbaiki," tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan betapa strategisnya keberadaan jembatan ini bagi warga sekitar yang sudah mengandalkannya sejak puluhan tahun lalu.
Sebelum jembatan baru ini rampung, warga dan anak sekolah bahkan nekat menyeberang lewat pipa di samping sungai demi memangkas jarak.
"Itu sangat membahayakan. Ini menjadi pesan bagi kami bahwa pemerintah harus merespon secara cepat. Alhamdulillah, berkat koordinasi dan sinergi bersama TNI, jembatan ini selesai dalam 5 minggu. Ini bukti kerja nyata untuk masyarakat Kota Medan," ungkap Rico.
Hadirnya Jembatan Gantung Garuda ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat memastikan keselamatan, mempermudah akses pendidikan anak sekolah, serta mendorong pemulihan roda perekonomian warga setempat. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Jembatan Gantung Garuda Resmi Beroperasi, Sambungkan Kembali Medan Polonia dan Maimun"
Posting Komentar