BPH Migas Minta Pertamina Patra Niaga Pertahankan Armada Tambahan hingga Kondisi Antrean di SPBU Dipastikan Normal

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas (tengah), didampingi Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi (rompi merah), saat berdialog dengan Fiter Karlo, salah seorang warga yang membeli BBM di SPBU 14.207.166, Jalan Soekarno-Hatta Binjai, Sabtu (18/7/2026).lensamedan-ist

LensaMedan – Badan Pengatur  Hilir (BPH) Migas terus memastikan antrean BBM di SPBU yang terjadi selama sepekan terakhir di Kota Medan, Deli Serdang dan Binjai sudah tidak terjadi lagi. 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan, dari pantauan yang dilakukan sejak Jumat (17/7/2026) hingga Sabtu (18/7/2026), antrean kendaraan di SPBU sudah tidak lagi ditemukan.

“Termasuk di SPBU di Kota Binjai yang sempat viral di sosial media ini,” ujar Wahyudi saat meninjau SPBU 14.207.166, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 28, Binjai, Sabtu (18/7/2026).

Wahyudi Anas didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumatra bagian Utara, Sunardi sempat berdialog dengan masyarakat yang sedang mengisi BBM. 

Salah satunya dengan Rian, yang mengaku harus merasakan momen mengantre selama tiga jam untuk bisa mendapatkan BBM. 

“Jadi momen ngantre kemarin jadi momen terburuk lah selama saya jadi konsumen,” ujar Rian, warga  Kelurahan Tanah Merah saat berdialog dengan Wahyudi Anas. 

Fiter Karlo, konsumen SPBU lainnya bercerita, akibat sulitnya mendapatkan BBM di SPBU, ia terpaksa membeli BBM di pengecer dengan harga yang lebih mahal. 

“Mau tidak mau harus beli, karena saya ada tanggungjawab antar jemput pelanggan tetap,” ujar Fiter yang selama dua tahun terakhir berprofesi sebagai penarik becak motor. 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan, upaya yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Utara mengatasi antrean BBM sudah membuahkan hasil, yang dibuktikan dengan tidak adanya lagi antrean yang mengular hingga ke pinggir jalan. 

“Meski sudah terurai, tetapi kami tetap meminta agar strategi Pertamina Patra Niaga menambah armada mobil tangki berikut awaknya tetap diterapkan sampai kondisi betul-hingga permasalahan BBM betul-betul normal. Artinya distribusi BBM pada SPBU itu dinormalkan dalam arti stoknya, agar supaya nanti tidak ada putus layanan terhadap masyarakat,” ujar Wahyudi. 

Pada kesempatan itu, Wahyudi juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak dan wajar, sehingga proses pengisian BBM bisa berlangsung lebih cepat dan tidak sampai menimbulkan antrean yang panjang hingga keluar dari areal SPBU.

“Jadi ini tidak berhenti di sini. Pastinya sampai hari Minggu, Senin, Selasa, tetap ini akan dilakukan monitoring control kita sampai benar-benar SPBU kuat untuk melayani distribusi BBM pada masyarakat di wilayah Sumatra Utara,” kata Wahyudi mengakhiri. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "BPH Migas Minta Pertamina Patra Niaga Pertahankan Armada Tambahan hingga Kondisi Antrean di SPBU Dipastikan Normal"

Posting Komentar

Temukan Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan, Bobby Nasution Perintahkan Penanganan dan Operasi di Medan

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, bersama Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, mengunjungi Puskesmas Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel