Antrian Kendaraan di SPBU Mulai Terurai, Kepala BPH Migas: Kebijakan yang Diambil Berhasil Diterapkan
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas (rompi biru), berdialog dengan salah seorang masyarakat yang sedang mengisi BBM di SPBU COCO, Jalan Yos Sudarso Medan, Jumat (17/7/2026). Untuk memastikan distribusi BBM ke SPBU sudah kembali normal, BPH Migas melakukan monitoring langsung dengan mendatangi SPBU yang berlokasi di kawasan Belawan mau pun Jalan Gatot Subroto Medan.lensamedan-juli simanjuntakLensaMedan - Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas memastikan upaya mengatasi antrian BBM yang selama sepekan terakhir terjadi di Kota Medan dan sekitarnya mulai menunjukkan hasil.
Dari pantauan yang dilakukan di sejumlah SPBU di kawasan Belawan dan juga inti kota Medan, tak terlihat lagi antrian panjang kendaraan yang sebelumnya terjadi sehingga mengakibatkan kemacetan.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan, mulai terurainya antrian panjang kendaraan di SPBU menunjukkan kebijakan yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra bagian Utara (Sumbagut) berhasil diterapkan. Salah satunya mengoptimalkan distribusi BBM dengan menambah armada.
“Jadi kami memutuskan mengalihkan transpotter yang selama ini fokus pada penyaluran BBM industri sementara dialihkan untuk distribusi BBM subsidi ke seluruh wilayah terdampak di Kota Medan. Laporan dari Pak EGM Pertamina Patra Niaga, ada 35 mobil tangki BBM industri yang dialihkan sementara sampai keadaan kembali normal. Selain itu kami juga mengoptimalkan 10 unit mobil tangki yang selama ini disiagakan di Fuel Terminal Sumbagut. Penambahan armada ini tentunya diikuti dengan penambahaan Awak Mobil Tangki (AMT) sebanyak 41 orang dan 16 personel dari Bekang TNI,” ujar Wahyudi Anas saat ditemui di SPBU Coco, Jalan Yos Sudarso, Medan, Jumat (17/7/2026).
Tak hanya menngoptimalkan sisi transportasi, Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas ditegaskan Wahyudi juga meningkatkan okupansi kebutuhan BBM. Saat ini peningkatannya sudah 20% dari sebelumnya 12%.
“Jadi kita buka terus, kita buka terus, ini sudah kelihatan terurai dan semoga layanan di SPBU juga semakin lancar,” sebut Wahyudi didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra bagian Utara, Sunardi, mengecek kualitas BBM di SPBU COCO yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (17/7/2026). Pengecekan kualitas BBM dilakukan di sela kegiatan monitoring langsung antrian yang terjadi di SPBU dalam sepekan terakhir.lensamedan-juli simanjuntakTerkait penyebab antrian panjang kendaraan di SPBU, Wahyudi Anas menjelaskan bahwa hal itu disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat pasca perubahaan harga BBM non subsidi.
Perubahan harga Dex Series sejak bulan April disusul perubahan harga Pertamax Series pada bulan Juni secara perlahan mendorong masyarakat yang selama ini menjadi konsumen BBM non subsidi menjadi sepenuhnya beralih ke BBM subsidi.
“Jadi disparitas harga yang membuat jumlah konsumen BBM subsidi bertambah sehingga mempercepat habisnya ketersediaan di SPBU. Tetapi secara menyeluruh,stok BBM subsidi di Fuel Terminal tetap terjaga, karena penambahan pasokan terus masuk,” kata Wahyudi menjelaskan.
Untuk terus memastikan kelancaran distribusi BBM di Kota Medan, Pertamina Patra Niaga juga menerapkan skema alih supply dimana distribusi BBM ke SPBU yang masuk wilayah tugas FT Medan Group ditopang dari FT Siantar, dan juga FT Kisaran.
“BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga masih akan terus memantau ke lapangan secara langsung untuk memastikan bahwa kondisi yang kami temukan hari ini memang menunjukkan kondisi yang sebenar-benarnya, sehingga jika masih ditemukan masalah bisa segera diatasi,” kata Wahyudi mengakhiri. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk " Antrian Kendaraan di SPBU Mulai Terurai, Kepala BPH Migas: Kebijakan yang Diambil Berhasil Diterapkan "
Posting Komentar