Terima Kunjungan Dubes Finlandia, Wali Kota Paparkan Potensi Kota Medan

LensaMedan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Finlandia untuk Indonesia H.E. Pekka Kaihilahti, di Balai Kota, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan strategis ini membahas peluang investasi besar, mulai dari transformasi digital, infrastruktur cerdas, hingga solusi darurat pengelolaan sampah kota.

Salah satu yang menjadi topik menarik dalam pertemuan itu ialah pembahasan terkait proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun. Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa Medan saat ini menghadapi tantangan besar dengan produksi sampah yang mencapai 1.500 ton per hari. 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Medan mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi. Proyek PSEL ini diklaim mampu memproses hingga 2.000 ton sampah per hari. Energi listrik yang dihasilkan nantinya akan langsung dialirkan ke jaringan listrik PLN. 

​"Jika tidak ada solusi konkret, pada tahun 2029 lahan TPA Terjun diprediksi akan penuh dan overload. Oleh karena itu, proyek mengubah sampah menjadi energi ini perlu segera di eksekusi," kata Rico Waas.

Selain membahas permasalahan lingkungan, Rico Waas juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan kepercayaan diri para siswa. Di samping itu, pemerintah juga terus memperkuat program makan bergizi gratis yang ditargetkan menjangkau ratusan ribu anak di Kota Medan,” ungkapnya.

Rico Waas juga menjelaskan Kota Medan juga menjadi kota terbesar di Sumatera, dengan di dukung berbagai infrastruktur dan fasilitas yang memadai seperti dermaga pelabuhan di Belawan dan Kawasan Industrian Medan (KIM).

"Sebagai kota terbesar di Sumatera, pertumbuhan ekonomi kota Medan mencapai 6.5%. Kekuatan utama Medan terletak pada pusat logistik, transportasi, dan pergudangan, gerbang maritim strategis yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan China," jelas Rico Waas.

Sementara itu Dubes Finlandia H.E Pekka Kaihilahti menyambut baik keterbukaan Medan. Pekka menekankan bahwa meski secara geografis berjauhan, Finlandia dan Indonesia memiliki kesamaan visi.

​"Filosofi kami adalah kemitraan jangka panjang. Kami tidak ingin bekerja sendiri, dan kami sangat ingin memperluas kerja sama ini langsung ke tingkat daerah seperti Kota Medan," ujar Pekka Kaihilahti.

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Terima Kunjungan Dubes Finlandia, Wali Kota Paparkan Potensi Kota Medan"

Posting Komentar

Januari-Mei 2026, KA PSO Beri Layanan Terhadap 7,88 Juta Pelanggan

Kereta Api Jarak Jauh yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero). Di periode Januari-Mei 2026, KAI mencatat layanan KA Jarak Jauh PSO d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel