Rupiah Menguat Tajam, IHSG Berhasil Parkir di Atas Level 6.000
Uang kertas Rupiah. Pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), Rupiah menguat tajam di level 17.865 per Dolar AS.lensamedan-istLensaMedan – Nilai tukar mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini mengalami penguatan disaat imbal hasil SBN 10 tahun tanah air alami penurunan.
Rupiah pada perdagangan akhir pekan ini ditutup menguat tajam di level 17.865 per Dolar AS, saat kinerja USD Index alami pelemahan ke level 99,65. Sementara itu imbal hasil SBN tenor 10 tahun juga terpantau turun ke level 7,17%.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penurunan yield tersebut pada dasarnya menjadi katalis positif bagi mata uang Rupiah, dimana penurunan yield mengindikasikan adanya kenaikan harga obligasi yang ditransaksikan.
Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini juga turut mendorong penguatan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 2,07% di level 6.007,66.
“Sejumlah emiten yang turut berkontribusi positif diantaranya adalah BBCA, BUMI, AMMN, ANTM hingga TPIA,” ujar Gunawan di Medan, Jumat (12/6/2026).
Sementara itu harga minyak mentah dunia masih bertahan dibawah level US$90 per barel ditengah harapan akan adanya kesepakatan damai tertulis anatara Iran dengan AS.
Situasi ini dinilai Gunawan memberikan gambaran positif akan kemugkinan membaiknya kinerja pasar keuangan dalam jangka pendek.
“Kinerja sektor keuangan diproyeksikan akan mengalami pemulihan seandainya tercipta perjanjian damai antara kedua belah pihak,”sebutnya.
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan menguat pada perdagangan hari ini. Emas terpantau mengalami penguatan tajam di kisaran level US$4.216 per ons troy atau di kisaran harga Rp2,43 juta per gram. Harga emas berbalik mengalami penguatan ditengah membaiknya sentimen geopolitik di Selat Hormuz. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Rupiah Menguat Tajam, IHSG Berhasil Parkir di Atas Level 6.000"
Posting Komentar