Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki

Pekerja memulai proses perbaikan Jalan Provinsi pada ruas Aek Nabara - Negeri Lama dan Negeri Lama - Tanjung Elang, Kabupaten Labuhanbatu, Jum'at (26/6/2026). Total panjang penanganan ruas Jalan Provinsi ini sebanyak 10 Km dengan target pengerjaan selesai di akhir tahun 2026.lensamedan-diskominfo sumut

LensaMedan – Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, terus menunjukkan komitmennya merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI).

Salah satu buktinya, perbaikan ruas jalan yang telah puluhan tahun rusak di Kabupaten Labuhanbatu kini mulai dikerjakan.

Perbaikan tersebut berlangsung di Labuhanbatu, Jumat (26/6/2026), pada dua ruas jalan, yakni Aek Nabara–Negeri Lama dan Negeri Lama–Tanjung Elang, dengan total panjang penanganan mencapai 10 kilometer.

Sejumlah titik di kedua ruas jalan itu telah lama mengalami kerusakan berat karena tidak pernah mendapatkan perbaikan.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, Syahrizal, mengatakan, pengerjaan dibagi dalam dua paket. Paket pertama mencakup ruas Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 kilometer yang terbagi menjadi lima segmen.

Sedangkan paket kedua meliputi ruas Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer yang terbagi menjadi tiga segmen.

“Paket pertama Aek Nabara-Negeri Lama sepanjang 3 Km terbagi 5 segmen dan paket kedua Negeri Lama-Tanjung Elang 7 Km terbagi dalam 3 segmen, ditargetkan pengerjaan ruas ini selesai di akhir tahun,” kata Syahrizal.

Tidak hanya memperbaiki jalan, Pemerintah Provinsi Sumut juga meningkatkan kualitas infrastruktur dengan melebarkan badan jalan dari semula 5 meter menjadi 6 meter.

Selain itu, dibangun bahu jalan menggunakan rigid beton di sisi kiri dan kanan masing-masing selebar 70 sentimeter untuk memperkuat konstruksi jalan.

“Badan jalan existing 5 meter dan kita tambah menjadi 6 meter, kemudian bahu jalan rigid beton masing-masing 70 cm agar jalan yang ditangani bisa lebih kokoh,” tambah Syahrizal.

Syahrizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut.

“Kami dari Provinsi Sumatera Utara mohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan mungkin banyak abu yang berterbangan selama pengerjaan, dan kami mengimbau agar pengguna jalan lebih hati-hati saat melintas,” katanya.

Perbaikan jalan tersebut disambut antusias masyarakat setempat. Salah satunya Muslim Manik yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.

Ia berharap seluruh ruas jalan dari Tanjung Elang hingga Aek Nabara dapat diperbaiki secara menyeluruh.

“Harapan kami tentu tidak ada lagi jalan yang rusak karena jalan ini sangat penting, tidak ada lagi cerita orang sakit meninggal dunia di jalan karena tak bisa cepat sampai rumah sakit, hasil pertanian kami pun tak turun harganya karena terlalu lama di jalan, kalau ini sudah mulus semua udah pasti besar kali dampaknya ke ekonomi masyarakat,” kata Muslim.

Hal senada disampaikan Salomo Sihite, warga Aek Nabara yang sehari-hari bekerja sebagai mekanik sepeda motor. Ia mengaku sering menyaksikan kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.

“Banyak bang, gara-gara ngelakin lubang kecelakaan, gara-gara jalan rusak truk terbalik, tumpah lah itu isi muatannya semua, makanya kami beryukur kali Pak Gubernur mau memperbaiki jalan kami ini. (*)

(Labuhanbatu)


Belum ada Komentar untuk "Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki "

Posting Komentar

Bukan di Begal, Ternyata Abang-Adik Jadi Korban Penikaman di Marelan

Abang beradik menjadi korban penikaman dikawasan Medan Marelan. LensaMedan - Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu membantah ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel