Lanjut Melemah, Sentuh 18.050 di Sesi Pembuka

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan sesi pertama Jumat (5/6/2026), Rupiah dibuka di level 18.050 per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Kabar buruk kembali menyelimuti pasar keuangan di tanah air. Harga energi dan lonjakan inflasi menjadi fokus perhatian pelaku pasar. 

Harga minyak mentah dunia yang pada akhir bulan Mei kemarin sempat berada dikisaran US$86 per barel, belakangan mulai dikeluhkan pasar karena harganya saat ini naik ke kisaran US$93 per barel untuk jenis WTI.

Ditambah lagi tensi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas, setelah Iran melakukan serangan balasan terhadap fasilitas militer AS di negara tetangga Iran sendiri.

Serangan tersebut dikatakan Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, memicu kekhawatiran bahwa inflasi masih akan terus menghantui pasar, dan rembetannya akan menekan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun mata uang Rupiah.

Di sesi perdagangan pagi ini, mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 18.050 per Dolar AS. Salah satu sentimen besarnya masih dikarenakan oleh sikap pelaku pasar yang masih menanti keputusan S&P yang dispekulasikan bahwa rating hutang Indonesia akan diturunkan, walaupun tetap masuk dalam kategori layak investasi atau investment grade.

Sementara itu mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan di zona merah pada perdagangan hari ini. Meski demikian IHSG sempat dibuka mengaut di level 5.846. 

“Namun kondisinya tidak bertahan lama, IHSG setelahnya kembali diperdagangan di zona merah, dan sejauh ini berada di bawah level psikologis 5.800,” ujar Gunawan di Medan, Jumat (5/6/2026). 

Terpisah harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level $4.450 per ons troy. Harga emas kembali mengalami tekanan seiring dengan memburuknya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. 

Pasar dibayangi kemungkinan kebijakan suku bunga tinggi, seiring dengan laju tekanan inflasi yang belum ada tanda akan mereda, dan mendorong kemungkinan kenaikan bunag acuan Bank Sentral. Jika dirupiahkan harga emas saat ini ditransaksikan Rp2,59 juta per gram. (juli simanjuntak)


(Medan)


 

Belum ada Komentar untuk "Lanjut Melemah, Sentuh 18.050 di Sesi Pembuka "

Posting Komentar

Bersiap Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Bobby Nasution: Ribak Sude!

Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya; Bupati Serdangbedagai, Dharma Wijaya; serta sejumlah OP...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel