Kerahkan 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026, BPS Medan Harapkan Dukungan Pelaku Usaha

Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, memasangkan jaket kepada salah seorang petugas Sensus Ekonomi 2026 sebagai tanda dimulainya sensus dalam kegiatan Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Balai Desa, Senin (15/6/2026).lensamedan-juli simanjuntak

LensaMedan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan melepas 1.547 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 secara langsung mendatangi pelaku usaha (door to door) yang akan berlangsung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. 

Pelepasan petugas sensus dilakukan dalam kegiatan Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang dipimpin Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, digelar di Lapangan Balai Desa, Senin (15/6/2026). 

Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, mengatakan, para petugas yang terdiri dari petugas sensus door to door dan petugas usaha besar (UB) ini sudah terlebih dahulu mendapat pelatihan dan siap melaksanakan pendataan sesuai standart yang telah ditetapkan BPS.

“Karena itu, kami berharap petugas bekerja dengan jujur dan melakukan pendataan secara langsung ke rumah-rumah. Jangan melakukan moral hazard,” ujar Hafsyah.

Hafsyah menyebutkan, jika didasarkan kepada hasil sensus ekonomi sebelumnya dan perkembangan usaha di Kota Medan , maka diperkirakan ada sekitar 320 ribu usaha yang bergerak di sektor perdagangan dan juga jasa penyediaan makanan dan minuman. 

Sementara, jika berdasarkan domisili, diperkirakkan unit usaha terbanyak tersebar di Kecamatan Medan Helvetia dan Medan Ko

“Tetapi tentunya untuk data final baru akan kita ketahui setelah seluruh proses pendataan dan pengolahan selesai dilakukan,” sebut Hafsyah. 

BPS dikatakan Hafsyah mengharapkan dukungan seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Medan untuk menerima petugas sensus serta memberikan jawaban yang benar, lengkap, dan akurat. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan dan keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

"Mencatat hari ini, membangun negeri esok. Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi data berkualitas untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik," pesannya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berpesan kepada petugas agar melaksanakan tugas dengan jujur, disiplin, teliti, dan penuh tanggung jawab. Jangan pernah mengurangi kualitas kerja hanya karena mengejar kecepatan. 

"Jangan pernah mengisi data berdasarkan perkiraan, dan jangan pernah mengabaikan prosedur yang telah ditetapkan. Satu data yang salah dapat memengaruhi kebijakan yang akan dihasilkan. Sebaliknya, satu data yang benar dapat melahirkan kebijakan yang tepat," ujarnya.

Ia percaya petugas Sensus Ekonomi 2026 adalah insan-insan terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan dan meminta petugas menunjukkan kepercayaan yang diberikan negara dapat dijaga dengan kerja keras, integritas, dan profesionalisme.

Untuk itu Rico meminta para petugas turun ke lapangan dengan semangat melayani. Menyambut setiap responden dengan sopan, berkomunikasi yang baik, jelaskan tujuan sensus dengan benar, dan pastikan setiap data yang dicatat benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan. Kepada para pelaku usaha, asosiasi, dan masyarakat, saya berharap agar petugas sensus dapat diterima dengan baik serta diberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap," kata Rico mengakhiri. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Kerahkan 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026, BPS Medan Harapkan Dukungan Pelaku Usaha"

Posting Komentar

Kerahkan 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026, BPS Medan Harapkan Dukungan Pelaku Usaha

Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, memasangkan jaket kepada salah seorang petugas Sensus Ekonomi 2026 sebagai tanda dimulainya sensus ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel