Imbal Hasil SBN 10 Tahun Menanjak, Rupiah Kembali Melemah
Lembaran Dolar AS. Pada sesi pertama perdagangan Kamis (11/6/2026), Dollar AS kembali menekan Rupiah hingga di level 17.910. Imbal hasil SBN menjadi pemicu menguatnya Dolar AS terhadap Rupiah.lensamedan-istLensaMedan - Imbal hasil (Yield) Surat Berharga Negara (SBN) mengalami kenaikan menjadi 7,48% setelah pemerintah menaikkan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter.
Kenaikan yield SBN berpeluang mendekati level psikologis 7,6%, atau bisa menjadi level tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Kenaikan yield SBN tersebut dikatakan Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, menggambarkan bagaimana Rupiah menguat pada perdagangan sebelumnya.
Pada sesi perdagangan pagi ini, mata uang Rupiah kembali mengalami tekanan ke level 17.960 per Dolar AS.
Rilis data inflasi tahunan AS (yoy)naik menjadi 4.2%, atau sejalan dengan proyeksi pelaku pasar sebelumnya berpeluang memicu koreksi pada Rupiah.
Dengan kenaikan inflasi tersebut, maka kebijakan suku bunga acuan The Fed diproyeksikan akan tetap atau kemungkinan dinaikkan.
Kenaikan Yiels SBN 10 tahun pada dasarnya berpeluang menciptakan tambahan likuiditas valas maupun Rupiah di pasar.
Hanya saja momennya saat ini belum begitu menguntungkan Rupiah, karena imbal hasil US Treasury untuk tenor yang sama terpantau stabil cenderung naik di level 4,548%, dan USD Index juga bertahan dikisaran 99,91.
"Sehingga wajar jika mata uang Rupiah cenderung mengalami pelemahan pada perdagangan hari in," sebut Gunawan di Medan, Kamis (11/6/2026).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka melemah ke level 5.899.
Sejauh ini IHSG terpantau bergerak di dua zona yang menggambarkan bahwa gerak IHSG sangat volatile pada padi ini.
Namun, melemahnya mayoritas bursa saham di Asia bisa menjadi salah satu faktor yang berpeluang mendorong pelemahan pada IHSG.
Di sisi lain, lanjut Gunawan, harga emas dunia kembali mengalami tekanan dan ditransaksikan melemah ke kisaran level US$4.090 per ons troy atau sekitar Rp2,37 juta per gramnya.
"Tekanan pada harga emas lebih dikarenakan ekspektasi kenaikan bunga acuan dalam waktu dekat," tutupnya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Imbal Hasil SBN 10 Tahun Menanjak, Rupiah Kembali Melemah"
Posting Komentar