IHSG Sempat Masuk Zona Merah di Pembukaan, Rupiah Ditransaksikan di Level 17.910
Grafik pergerakan IHSG. Pada sesi pertama perdagangan Rabu (10/6/2026), IHSG dibuka di zona merah sebelum akhirnya bergerak naik ke zona hijau.lensamedan-istLensaMedan - Bursa saham di Asia pada perdagangan pagi ini mayoritas ditransaksikan melemah.
Sentimen negatif geopolitik yang kian memanas memicu tekanan pada kinerja mayoritas bursa saham di Asia pada umumnya.
Serangan yang dilakukan AS serangan ke Iran menunjukan bahwa konfrontasi antara masing-masing pihak kian memburuk.
Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi pembukaan juga ikut melemah di level 5.744, meskipun sejauh ini IHSG berbalik menguat.
Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar akan menanti rilis data indeks kepercayaan konsumen, yang akan memberikan gambaran terkait potensi belanja masyarakat Indonesia kedepan.
Namun sayangnya data tersebut menurut Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Bemjamin, diproyeksikan tidak akan memberikan pengaruh besar pada kinerja pasar keuangan.
Karena pelaku pasar akan merespon kebijakan kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang mulai berlaku pada hari ini.
"Pemerintah mengambil langkah senyap dengan menaikkan harga Pertamax, yang tentunya akan memicu kenaikan laju tekanan inflasi," ujar Gunawan di Medan, Rabu (10/6/2026).
Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah mengalami penguatan di level 17.910 per Dolar AS.
Rupiah mulai meninggalkan level 18 ribu, setelah Bank Indonesia menaikkan besaran bunga acuan pada perdagangan sebelumnya.
Gunawan menyebut, kenaikan harga Pertamax pada dasarnya menunjukan bahwa pemerintah berupaya untuk menormalisasi tekanan pada APBN.
Kenaikan harga Pertamax di sisi lainnya juga menjadi kabar positif bagi Rupiah, karena berpeluang mengurangi demand BBM. Penguatan Rupiah sejauh ini juga mampu menjadi katalis positif bagi IHSG.
Namun Rupiah belum sepenuhnya aman, karena pasar mengkhawatirkan ada migrasi besar dari pengguna Pertamax ke Pertalite.
"Ditambah dengan sentimen geopolitik yang bisa memicu terjadinya tekanan pada pasar keuangan tanah air," sebutnya.
Di sisi lain harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.183 per ons troy, atau sekitar Rp2,42 juta per gram.
Harga emas dunia mengalami tekanan sementara waktu, seiring dengan potensi kenaikan bunga acuan yang bakal akan dilakukan oleh banuak Bank Sentral dunia lainnya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Sempat Masuk Zona Merah di Pembukaan, Rupiah Ditransaksikan di Level 17.910"
Posting Komentar