IHSG dan Rupiah Kompak Menguat, Harga Emas Stabil

Grafik pergerakan IHSG. Sepanjang perdagangan Senin (15/6/2026), IHSG mampu bertahan di zona hijau dan ditutup di menguat 4,12% di level 6.254.lensamedan-ist

LensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan Senin (15/6/2026) dengan ditutup menguat 4,12% di level 6.254,966.

Ada 603 emiten yang ditutup naik, 125 ditutup turun dan 90 emiten ditutup stabil. Sejumlah emiten yang turut memberikan kontribusi penguatan IHSG diantaranya BUMI, BBCA, BBRI, BMRI, hingga ANTM.

Selain IHSG, kinerja mata uang Rupiah dikatakan Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, juga ditransaksikan menguat ke level 17.695 per Dolar AS. Tren penguatan Rupiah terjadi sejak Bank Indonesia menaikkan bunga acuan menjadi 5,5%. 

Kebijakan menaikkan bunga acuan tersebut juga diikuti dengan kebijakan memperkuat Rupiah lewat SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia). 

Di saat tekanan pada mata uang Rupiah alami peningkatan, yield SRBI yang naik dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah, mampu mendorong minat investor asing untuk mengakumulasi SRBI Tenor 12 bulan. 

“Meski biayanya tidak murah, namun efektivitas SRBI dalam menahan gejolak Rupiah cukup berhasil sejauh ini,” ujar Gunawan di Medan.

Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan stabil dikisaran level US$4.340 per ons troy. Jika dikonversi ke Rupiah, harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran Rp2,48 juta per gram. 

Harga emas mulai mengalami pemulihan di tengah tekanan yang dialami harga minyak mentah ke level US$80,3 per barel untuk jenis WTI. (juli simanjuntak)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "IHSG dan Rupiah Kompak Menguat, Harga Emas Stabil"

Posting Komentar

Ini Cara Miliki SIM Digital Resmi dari Korlantas Polri

Seorang petugas menunjukkan aplikasi SIM digital yang memudahan masyarakat mendapatkan SIM.lensamedan-ist LensaMedan – Korps Lalu Lintas (K...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel