IHSG Anjlok dan Rupiah Anjlok, Harga Emas Naik
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026), IHSG ditutup melemah 1,7% di level 5.839,785.lensamedan-istLensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 1,7% di level 5.839,785, setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga 4% lebih di level 5.644.
Di sesi perdagangan kedua, IHSG mengurangi kerugiannya setelah Menteri Keuangan memberikan pidato ekonominya. Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa Presiden RI akan kembali memberikan pidato.
Ditambah lagi banyak rumor yang berspekulasi adanya pergantian sejumlah pejabat tinggi di bidang ekonomi. Namun rumor tersebut terbantahkan saat posisi pejabat penting yang ada di pemerintahan tetap dipertahankan.
Rumor seperti itu sempat memicu ketidakpastian pasar, dan menekan kinerja pasar keuangan seperti IHSG maupun Rupiah.
Rupiah sendiri bahkan sempat terpuruk hingga ke level 18.045 per Dolar AS meskipun pada akhirnya mampu mengurangi kerugiannya dan ditutup melemah di level 18.020 per Dolar AS.
Kinerja mata uang Rupiah mengalami tekanan besar seiring dengan fokus pasar yang tertuju pada sentimen tanah air.
“Pelaku pasar masih dihantui rasa takut akan kemungkinan keputusan penurunan peringkat hutang di tanah air oleh S&P,” ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Kamis (4/6/2026).
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan naik ke level US$4.487 per ons troy atau sekitar Rp2,61 juta per gram. Harga emas dunia alami penguatan seiring dengan tekanan yang dialami oleh harga minyak mentah dunia dikisaran US$93 per barel untuk jenis WTI. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Anjlok dan Rupiah Anjlok, Harga Emas Naik"
Posting Komentar