Dukung Percepatan PHTC, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Faisal Arif Nasution, memberikan penjelasan terkait alokasi anggaran untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di tahun 2026 dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (10/6/2026).lensamedan-diskominfo-sumut

LensaMedan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun pada tahun 2026 untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Program ini menjadi prioritas guna menghadirkan hasil pembangunan yang nyata dalam waktu relatif singkat pada masa kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.

Alokasi anggaran tersebut dilaksanakan oleh 9 organisasi perangkat daerah (OPD) utama bersama perangkat daerah pendamping melalui 141 kegiatan.

“Realisasinya untuk PHTC di triwulan I ini untuk kontrak sudah mencapai Rp539 miliar, realisasi keuangan Rp115 miliar atau 10,7%, dengan realisasi fisik 10,24%,” ujar Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut, Faisal Arif Nasution, pada Konferensi Pers yang digelar di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (10/6/2026).

Anggaran PHTC dialokasikan untuk 6 program prioritas, yakni Program Unggulan Sekolah Gratis (PUBG), Program Berobat Gratis (Probis) melalui Universal Health Coverage (UHC), Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (Jaskop), Digitalisasi Pelayanan Publik (CERDAS), Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), serta Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice (PRESTICE).

Berdasarkan data Progres Report Pengendalian Pembangunan (PRP2) Sumut Triwulan I Tahun 2026, Faisal menjelaskan pembangunan Sumut saat ini masih berada pada tahap awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang didominasi kegiatan fisik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Jika dilihat capaian fisik masih rendah karena di TW I ini masih fase persiapan dan kontraktual. Setelah bulan April-Mei sudah banyak progres dibandingkan TW I. Dari data yang kami lihat juga sebagian besar di TW I yang belum kontrak, di Juni ini sudah kontrak terutama untuk kegiatan infrastruktur,” kata Faisal.

Menurutnya, terdapat beberapa program PHTC yang belum memasuki tahap realisasi, salah satunya Program Unggulan Sekolah Gratis (PUBG) yang baru akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru, Juli 2026.

“Seperti program PUBG sudah ada pagu anggarannya, tapi memang belum bisa dilaksanakan sekarang menunggu tahun ajaran baru, meski pun target program ini besar rencananya untuk 103.590 siswa yang tersebar di Nias juga daerah terdampak bencana yakni Tapteng, Sibolga, Tapsel, Taput dan Langkat,” jelas Faisal.

Sementara itu, program PHTC lainnya telah berjalan sesuai tahapan. Program Berobat Gratis (Probis) sudah direalisasikan, begitu pula Program Jaskop yang saat ini telah memasuki tahap survei pengadaan Solar Dryer Dome.

Fasilitas tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan komoditas saat panen melimpah guna menjaga kestabilan harga, sehingga petani cabai tidak mengalami kerugian akibat anjloknya harga di tingkat pasar.

"Progresnya di bulan ini sudah selesai sesuai jadwal,” kata Faisal.

Untuk kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, saat ini sebagian masih berada dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Kondisi tersebut turut dipengaruhi perubahan nomenklatur organisasi perangkat daerah yang terjadi pada April 2026.

Meski demikian, Pemprov Sumut menargetkan seluruh proyek infrastruktur telah berkontrak pada Juni 2026 dan selanjutnya dilakukan percepatan pelaksanaan agar seluruh pekerjaan dapat tuntas pada akhir tahun. (*)

(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Dukung Percepatan PHTC, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun "

Posting Komentar

Dukung Percepatan PHTC, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Faisal Arif Nasution, memberikan penjelasan terkait alokasi ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel