Rico Waas Ingin Lulusan Pelatihan Langsung Terhubung ke Dunia Kerja
LensaMedan - Pemko Medan terus memperluas ruang kolaborasi demi mencetak generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menginginkan setiap program pelatihan keterampilan tidak hanya berhenti pada pemberian sertifikat, tetapi benar-benar bermuara pada penyerapan tenaga kerja.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Yayasan Plan International Indonesia terkait program Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered (You RISE), di Balai Kota Medan, Kamis (7/5/2025).
"Yang terpenting pelatihan tidak hanya sebatas memberikan keterampilan, tetapi juga harus mampu menghubungkan peserta dengan dunia kerja secara nyata," kata Rico Waas.
Rico Waas menginstruksikan Disnaker Kota Medan untuk mengkaji mekanisme pemberian surat rekomendasi tambahan bagi para alumni yang telah mengikuti pelatihan.
"Ini untuk memperkuat kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi peserta, Mekanisnya perlu dibahas lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku agar memiliki dasar yang kuat,” jelas Rico Waas.
Sementara itu, Private Sector Engagement Officer Yayasan Plan International Indonesia, Ardiansyah Hasibuan, mengatakan program ini hasil kolaborasi antara DBS Foundation dan Yayasan Plan International Indonesia yang menyasar kaum muda marginal, rentang usia 18–29 tahun, termasuk perempuan muda dan kaum muda penyandang disabilitas, dengan target mencapai 2.000 peserta.
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Rico Waas Ingin Lulusan Pelatihan Langsung Terhubung ke Dunia Kerja"
Posting Komentar